Suara.com - Sebuah kaleng biskuit tersangkut pada kepala seorang bocah di Kemayoran, Jakarta Pusat. Sehingga petugas pemadam kebakaran harus turun tangan membantu melepaskan kaleng tersebut.
Anak laki-laki berusia dua tahun itu menangis dan tidak bisa diam sehingga sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk melepas kaleng dari kepalanya.
Awalnya, kedua orang tua anak tersebut, Uvi dan Juhardi mendatangi pos Damkar Serdang Kemayoran untuk meminta bantuan petugas untuk melepaskan kaleng dari kepala putra mereka.
"Bu Uvi menjelaskan awal mula kaleng biskuit menyangkut di kepala anaknya. Pada saat kejadian, anak tersebut sedang memainkan kaleng biskuit tersebut dan dengan sengaja kaleng tersebut dimaksudkan kepala nya namun setelah di coba di lepas kaleng tersebut sulit untuk dilepaskan," demikian keterangan Damkar Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2023).
Akhirnya, anak tersebut menangis dan Uvi dengan suaminya langsung berinisiatif datang ke pos Damkar Serdang Kemayoran. Untuk itu, petugas damkar pos Serdang Kemayoran yang menerima laporan tersebut langsung menindaklanjutinya.
Mereka juga mengupayakan untuk melepaskan kaleng biskuit yang menyangkut di kepala anak tersebut.
Adapun upaya yang dilakukan petugas ialah membolongi bagian belakang kaleng biskuit tersebut dengan alat mini grinder agar udara bisa masuk dan akhirnya kaleng biskuit tersebut berhasil dilepaskan.
Perlu diketahui, kejadian ini berlangsung pada Selasa (25/4) malam, sekitar pukul 21.10 WIB. Petugas membutuhkan waktu 25 menit untuk melepaskan kaleng dari kepala anak tersebut.
Baca Juga: Kepala Bocah Tersangkut di Kaleng Biskuit Lebaran Hingga Panggil Damkar: Antara Sedih Tapi Kok Bisa
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara