Suara.com - Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyampaikan,sebanyak 30 ribu pemudik memilih untuk pulang ke kampung halaman setelah cuti bersama Lebaran usai.
Puluhan ribu pemudik itu berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir menuju kampung halaman masing-masing di pulau Jawa.
"Hari ini terdapat sekitar 30 ribu pengguna jasa yang berangkat dari area Daop 1 Jakarta. 19 ribu di antaranya penumpang dari Stasiun Pasar Senen dan kemudian 11 ribu lain pengguna jasa berangkat dari Gambir," kata Eva di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2023).
Dia menjelaskan banyak pemudik yang sengaja pulang ke kampung halamannya di saat cuti lebaran usai. Terlebih, saat PT KAI mengadakan program tiket murah untuk keberangkatan setelah masa Lebaran.
"Total okupansi mencapai 70 persen. Ini masih terhitung cukup tinggi karena memang kita juga ada program yang namanya tiket murah atau tiket rendah untuk keberangkatan setelah masa lebaran," ucapnya.
Lebih lanjut, Eva menjelaskan program tiket murah tersebut melayani perjalanan pada 24 April hingga 3 Mei 2024.
Menurut dia, tingkat penjualan tiket murah tersebut cukup tinggi sehingga masyarakat yang ingin melakukan mudik setelah Lebaran bisa langsung memesan tiket.
"Saat ini kami lihat penjualan tiket ini mulai meningkat dengan program tiket rendah tersebut," tuturnya.
Sebagai contoh, kelas eksekutif bisa dimulai dari harga Rp 310 ribu dan ekonomi mulai dari harga Rp 150 ribu.
Baca Juga: Mudahkan Warga, Dishub DKI Siagakan Transjakarta 24 Jam di Terminal Kalideres saat Arus Balik
"Dan memang kami melihat cukup cepat untuk peningkatan dari pesanan tiketnya," kataya.
"Sehingga pengguna jasa yang ingin memanfaatkan program tiket rendah atau murah yang akan berangkat dari area Daop 1 Jakarta, baik dari Stasiun Pasar Senen maupun Gambir, bisa melakukan langsung. Pengecekan harga tiket dan ketersediaan tempat duduk di aplikasi KAI Access," terang Eva.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!