Suara.com - Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan menduga sepeda motor Harley Davidson milik AKBP Achiruddin Hasibuan motor bodong.
Moge bernomor polisi B 6168 HSB tersebut diketahui kerap dipamerkan Achiruddin di akun media sosialnya.
"Nomor Harley (Davidson) bodong," kata Pahala pada Kamis (27/4/2023).
Lebih lanjut, KPK juga membentuk tim untuk menelusuri Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Achiruddin.
"Sudah bikin tim, surat tugas, dan kumpukan data," ujar Pahala.
Sebelumnya diberitakan, jika harta kekayaan Achiruddin menjadi perbincangan banyak pihak karena anaknya, Aditya Hasibuan terrekam video melakukan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa.
Meski sering dipamerkan Achiruddin di media sosialnya, ternyata motor Harley dan kendaraan mewah lainnya tidak tercatat pada LHKPN yang berjumlah Rp 467 juta itu.
Untuk itu, lembaga antirasuah akan mengonfirmasi harta kekayaan Achiruddin.
Namun, hingga saat ini jadwal pemeriksaan tersebut belum bisa dipastikan.
Baca Juga: Harta AKBP Achiruddin di LHKPN Dinilai Janggal: Tak Ada Moge, Punya Rekening Miliaran
Sementara di sisi lain, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebutkan Achiruddin terindikasi melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sehingga rekeningnya diblokir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?