Suku Hupa yang tinggal di bagian utara California percaya jika terjadi gerhana bulan itu artinya kondisi bulan terluka karena memancarkan cahaya berwarna merah. Suku Hupa juga percaya bahwa bulan memiliki sejumlah istri dan memiliki banyak hewan peliharaan. Jika hewan telat diberi makan, bulan akan diserang hingga berdarah.
6. Mitos gerhana bulan jika terjadi saat bulan Muharram
Disebut-sebut akan adanya wabah penyakit yang dibarengi dengan meningkatnya semua harga bahan pokok. Selain itu juga menjadi tanda akan adanya pemimpin/raja di suatu negeri yang meninggal.
7. Mitos Gerhana Bulan di bulan Shafar
mitosnya selama tiga bulan tak akan turun hujan dan sesekali akan terjadi angin kencang.
8. Mitos gerhana bulan di bulan Rabiul Awwal dalam penanggalan Islam
Dikatakan jadi tanda jika sang pemimpin/raja sedang susah hati namun tak diketahui oleh rakyatnya.
9. Mitos gerhana bulan di Rabi’al-akhir
tanda akan adanya wabah penyakit yang menimpa orang-orang miskin.
Baca Juga: Cara Menonton Gerhana Bulan 5-6 Mei 2023
10. Mitos Gerhana Bulan yang terjadi bulan Jumadi- Al-akhir
Menjadi kabar baik di mana harga sandang dan pangan mengalami penurunan.
11. Gerhana Bulan terjadi di Jumadi Al-akhir
Mitosnya akan turun hujan namun di sisi lain akan banyak hewan peliharaan yang mati.
12. Jika terjadi pada bulan Rajab
Mitos gerhana bulannya adalah akan banyak orang yang berselisih paham di tengah kebutuhan hidup akan mudah dan murah.
13. Gerhana Bulan di bulan Sya’ban
Mitosnya bakal ada wabah menular, namun harga sandang dan pangan bisa diperoleh dengan mudah.
14. Mitos gerhana bulan pada bulan Ramadhan
Pertanda akan munculnya musim hujan berkepanjangan yang diberangi dengan kilatan petir dan gemuruh Guntur.
15. Mitos Gerhana Bulan yang terjadi pada saat bulan Syawal
menjadi tanda bahwa semua kebutuhan bahan pokok akan mengalami kenaikan.
16. Mitos Gerhana Bulan yang terjadi saat bulan Dzulqa’dah
Sebuah tanda akan banyak orang menderita dikarenakan adanya kerusuhan yang terjadi di dalam negerinya.
17. Mitos gerhana bulan saat bulan Dzulhijjah
Sebuah pertanda baik, di mana semua orang akan selamat dan sejahtera.
18. Mitos gerhana bulan di India
Masyarakat India percaya jika mandi saat gerhana akan menyebabkan kesialan. Mereka pun turut berkeyakinan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik, hendaknya mereka mandi pasca gerhana bulan dan mengenakan pakaian terbaik.
19. Mitos gerhana bulan suku Inca
Suku Inca menganggap bahwa gerhana bulan adalah ketika jaguar menyerang dan memakan bulan. Kepercayaan ini pun menjadi ketakutan massal.
Alhasil, mereka berupaya mengusir dan mencegah hal buruk tersebut dengan mengayunkan tombak ke bulan. Mereka juga berupaya menciptakan suara bising seperti memukuli anjing agar mereka melolong dan menggonggong.
20. Mitos gerhana bulan dilarang Berhubungan Seks
Ketika gerhana bulan, mitosnya dilarang melakukan hubungan seks. Hal ini dikarenakan sebagai pertanda buruk. Namun mitos itu terpatahkan melalui penjelasan sains.
21. Mitos gerhana bulan dilarang melihat langsung
Mitosnya, dilarang melihat bulan secara langsung saat terjadi gerhana. Karena dianggap membahayakan mata. Faktanya, gerhana bulan aman disaksikan langsung dengan mata telanjang. Larangan ini hanya berlaku pada gerhana matahari.
22. Mitosnya gerhana bulan dapat mencerahkan dan meremajakan kulit
Orang-orang percaya bahwa selama terjadinya gerhana bulan total merupakan waktu yang ampuh untuk membersihkan dan meremajakan kulit. Hal ini diyakini sebagai langkah untuk awal baru dan perubahan. Namun sains tampaknya tidak mendukung argumen ini.
Perlu diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa masyarakat di seluruh wilayah Indonesia nantinya bisa mengamati kejadian gerhana bulan pada 5-6 Mei 2023. Gerhana bulan yang akan datang ini bernama gernama bulan penumbra, terjadi di wilayah Indonesia mulai Jum'at 5 Mei 2023 sampai Sabtu, 6 Mei 2023 dini hari.
Itulah sederet mitos gerhana bulan yang berkembang dalam berbagai budaya di seluruh dunia. Apakah kalian mempercayainya?
Berita Terkait
-
Cara Menonton Gerhana Bulan 5-6 Mei 2023
-
Lengkap! Ini Lokasi Gerhana Bulan Penumbra 5-6 Mei 2023, Ada Wilayah Kamu?
-
Jangan Ketinggalan! Simak Jadwal Gerhana Bulan Penumbra Mei 2023
-
Benarkah Imam Mahdi Muncul Saat Gerhana Matahari di Bulan Ramadan? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Berlangsung Tiga Jam, Ratusan Warga Saksikan Gerhana Matahari di Taman Pintar Yogyakarta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis