Suara.com - Kepala Desa (Kades) Baletbiru Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Fauzi Cahyo Purnomo tengah menjadi buah bibir khususnya warga Bondowoso. Bagaimana tidak, Fauzi memamerkan saldo tabungannya yang mencapai Rp 53 miliar.
Awalnya, aksi pamer Fauzi itu direkam dalam sebuah video yang tersebar. Dalam videonya itu, Fauzi memperlihatkan isi rekening dari bank swasta yang beratasnamakan dirinya.
Sembari memperlihatkan, uang sebanyak Rp 53 miliar tersebut dikatakan bakal menjadi modal pencalonan Fauzi di Pemilihan Bupati Bondowoso.
"Areah kebey bendenah bupatian (ini buat modal pemilihan bupati)," kata pemilik HP di video tersebut dikutip Times Indonesia-jaringan Suara.com, Rabu (3/5/2023).
Fauzi sempat enggan menanggapinya. Akan tetapi, ia akhirnya mengakui kalau penampakan saldo rekening Rp 53 miliar tersebut merupakan miliknya.
"Kan tertera di situ ada nama saya, berarti kan punya saya mas," ungkap pria yang akrab disapa Cak Fauzi.
Fauzi tidak mengelak ketika dikonfirmasi mengenai rencananya tersebut. Ia mengaku bakal maju menjadi Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bondowoso pada Pilkada 2024.
"Enggi benar (akan maju di Pilkada, red)," ucapnya.
Kades yang terdaftar sebagai kader PDIP tersebut mengaku akan maju melalui partai berlambang banteng itu di tempatnya.
Baca Juga: Kejadian Langka! Kades Ini Didemo Warga Maju Periode Kedua, Tanda-tanda Kiamat?
Namun, dirinya mengklaim belum berkomunikasi dengan Ketua DPC PDIP Kabupaten Bondowoso terkait niatnya itu.
Padahal dia sudah memasang baliho soal pencalonannya di 18 titik di Bondowoso.
Semisal nantinya ia berhasil maju sebagai calon bupati, Fauzi sesumbar menyatakan siap mundur dari jabatannya sebagai kepala desa apabila ada syarat yang mengharuskan ia menanggalkannya. Sebab, masa jabatan Fauzi sebagai kades baru selesai pada 2026.
Berita Terkait
-
Kades di Jember Pamer Saldo Rp 53 Miliar Miliknya Buat Modal Maju Jadi Cabup Bondowoso
-
Entah Apa Motivasinya, 5 PNS di Garut Memilih Daftar Jadi Kepala Desa
-
Tiga Kades ini Suka Pamer Rumah Megah dan Mobil Mewah, Hayoh dari Mana Duitnya?
-
32 Kades Dilantik, Rudy Susmanto Minta Kepala Desa Terpilih Jadi Pengayom Masyarakat dan Gali Potensi Desa
-
Pernah Dipuji Dedi Mulyadi, Kades Bertato Asal Banjarnegara Akui Tak Punya Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini