Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat karena dinilai tidak menerima kritik yang dilontarkan publik.
Arinal Djunaidi sempat menjadi bulan-bulanan publik karena dinilai antikritik usai Tiktoker Bima Yudho mengkritik jalanan rusak di Lampung melalui videonya yang viral di media sosial.
Terbaru, Arinal kembali disorot setelah ia mengunjungi lokasi perbaikan jalan rusak dengan menggunakan helikopter. Ia menaiki helikopter tersebut bersama dengan Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika.
Saat itu, Arinal mendadak disibukkan mengurus jalan rusak di Kabupaten Lampung Tengah usai rencana Presiden Jokowi yang akan sidak ke daerah tersebut.
Namun di balik perbaikan jalanan yang membutuhkan waktu singkat tersebut, kedatangan Gubernur Lampung saat pertama kali meninjau beberapa jalanan yang akan dilalui Presiden Jokowi menjadi sorotan publik.
Lantas, apa saja kontroversi yang pernah dilakukan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Sebut Orang Tua Bima salah Didik Anak
Arinal dinilai menyebut orang tua Tiktoker Bima Yudho tidak becus dalam mengurus anak. Hal itu diduga dilontarkannya usai Bima mengkritik Lampung yang tidak kunjung maju, salah satunya karena banyak jalanan yang rusak.
Menggertak Jurnalis
Baca Juga: Gaji-Harta Gubernur Lampung yang Terbang Naik Helikopter Demi Cek Jalan Rusak
Warganet pun menguliti sikap arogan yang disebut-sebut kerap dilakukan oleh Gubernur Lampung tersebut. Diketahui, Arinal pernah menggertak jurnalis dan bersikap arogan. Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2020 pada saat ia membahas tentang pilkada di Lampung.
Arinal disebut-sebut membentak salah seorang jurnalis yang hendak menjalani tugasnya untuk liputan. Tak hanya itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya merupakan seorang mantan preman.
Tantang Nadiem Makarim
Pada tahun 2021, Arinal pernah menantang Mendikbudristek Nadiem Makarim. Pada saat itu, Nadiem mengeluh kepada anggota DPR terkait dengan program sekolah tatap muka yang tak kunjung dijalankan di sejumlah wilayah yang ada di Lampung.
Naik Helikopter Tinjau Perbaikan Jalan Rusak
Terbaru, ia menjadi sorotan karena naik helikopter untuk tinjau perbaikan jalan yang rusak. Hal tersebut merupakan buntut dari protes Bima dalam video yang viral terkait dengan jalanan Lampung yang mengalami kerusakan parah.
Berita Terkait
-
Gaji-Harta Gubernur Lampung yang Terbang Naik Helikopter Demi Cek Jalan Rusak
-
Bikin Publik Murka! 5 Kontroversi Karl Lagerfeld, Desainer yang Jadi Tema Met Gala 2023
-
Rekap Kontroversi dari Ganjar Pranowo, Calon Presiden yang Diusung PDIP
-
Profil Gubernur Lampung, Lagi Ketar-ketir Naik Helikopter Cek Jalan Rusak
-
Jokowi dan Menteri PUPR Bakal ke Lampung Jumat Besok, Cek Jalan Rusak?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional