Suara.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju BIM 2023, Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa S1 dan S2.
Bagi kamu siswa SMA yang mencari beasiswa S1 atau lulusan S1 yang berniat mendaftar S2, BIM merupakan pilihan yang tepat. Simak informasi berikut ini untuk mengetahui jadwal, program, dan komponen pembiayaan BIM 2023.
Program Beasiswa
Pada dasarnya, BIM dibuka untuk dua program beasiswa:
1. Beasiswa non gelar (non degree), yaitu program persiapan S1 luar negeri:
Beasiswa ini dibuka untuk mempersiapkan peserta didik berprestasi agar diterima di PTLN top dunia. Sasarannya adalah siswa/i SMA/SMK/MA sederajat kelas XI Tahun Ajaran 2021/2022.
2. Beasiswa gelar (degree), yaitu beasiswa S1 dan S2 (dalam/luar negeri):
Kriteria dan syarat Beasiswa Indonesia Maju
1. Lulusan SMA/SMK/MA sederajat (untuk S1) atau lulusan perguruan tinggi (untuk S2) yang memiliki prestasi di ajang talenta dan non-ajang talenta. Prestasi yang dimaksud adalah prestasi tingkat nasional maupun internasional sebagai juara 1, 2, atau 3 yang didapatkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir (untuk S2) atau selama masa sekolah menengah atas (untuk S1)
2. Surat keterangan menyelesaikan program pembinaan bagi pendaftar dari program pembinaan BIM
3. Diterima pada perguruan tinggi dalam negeri dan program studi dengan akreditasi BAN-PT minimal B
4. Diterima pada PTLN tujuan yang ditetapkan oleh Kemendikbudristek.
Komponen pembiayaan Beasiswa Indonesia Maju
Beasiswa Indonesia Maju ini akan memberikan pembiayaan pada kandidat terpilih bukan hanya biaya pendidikan saja.
Berikut rinciannya:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara