Suara.com - Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto mengungkapkan, Luhut Binsar Pandjaitan turut menyodorkan nama cawapres untuk Anies Baswedan. Sodoran nama itu disampaikan Luhut secara langsung kepada Ketua Umum NasDem Surya Paloh.
Keduanya sempat bertemu untuk makan siang bersama di lantai 28, Wisma Nusantara, Jakarta Pusat.
"Tentang nama, betul ada diskusi dan sebagainya, tetapi sekali lagi tidak etis. Betul, Pak Luhut juga meng-endorse, katakanlah kalau bahasa kalian kan, meng-endorse ini meng-endorse itu, dan sebagainya," kata Sugeng di Sekretariat Perubahan, Jalan Brawijaya X, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023).
Sebelumnya, di tempat berbeda, Luhut mengaku menyarankan nama cawapres untuk Anies dalam pertemuan dengan Paloh, Jumat siang.
"Ya pak Surya tanya, saya jawab," kata Luhut.
Obrolan Luhut dan Surya Paloh
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku turut membicarkan perihal calon wakil presiden untuk Anies Baswedan dalam pertemuannya dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Bukan sekadar membahas cawapres, diakui Paloh, Luhut menyarankan banyak ihwal cawapres.
"Oh banyak tapi ngapain saya harus bicara kepada kalian semuanya ya," kata Paloh di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat siang.
Baca Juga: Soroti Berita Soal Anies Terbang ke Langit Isyarat Presiden 2024, Yusuf Dumdum: Akalnya Sudah Kram
Paloh mengatakan, hal-hal mengenai cawapres Anies lebih banyak ditanya Luhut.
"Mugkin pertanyaan-pertanyaan itu banyak datang dari Pak Luhut. Ya (Luhut yang bertanya)," ujar Paloh.
Dalam agenda makan siang Surya Paloh dengan Luhut, ada sejumlah hal yang jadi pembicaraan.
Luhut berujar pertemuan keduanya membahas perihal yang enak-enak.
"Ya kami ngobrolin yang enak-enak saja. Ya semua kan pengen baik-baik ya," kata Luhut di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat siang.
Luhut menyinggung terkait perbedaan sikap politik mereka. Walau berbeda, Luhut memastikan ia tetap berkawan dengan Surya Paloh.
"Jadi kalau ada perbedaan sana sini saya kira biasa. Tapi perkawanan ya tetap saja jalan," kata Luhut.
"Kalian lihat di luar saya kira tidak ada yang tajam. Semua berpikir yang terbaik untuk RI," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan