Suara.com - Video rekaman aksi penculikan seorang wanita bernama Keysha Aurelia Arsina di Kota Bandung viral di media sosial. Kekinian, pelaku penculikan sudah ditangkap pihak kepolisian pada Senin (8/5/2023).
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan kalau Keysa selaku korban penculikan ditemukan di sekitar Lapangan Saparua. Sementara Rizky ditangkap di lokasi berbeda.
Pelaku bernama Rizky yang merupakan mantan pacar Keysha ditemukan di daerah Cipaera, Kosambi, Kota Bandung.
"Alhamdulillah keduanya ditemukan tadi malam. Jadi korban dulu kita temukan di lapangan Saparua, dari korban kita telusuri tersangka kita amankan di Cipaera jam 02.00 WIB dini hari," kata Budi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (9/5/2023).
Usai diamankan polisi, Rizky langsung ditetapkan sebagai tersangka. Kata Budi, tersangka tengah diperiksa mendalam di Mapolrestabes Bandung dengan dugaan penculikan dengan kekerasan.
"Dugaan awal memang terjadi 328 (pasal KUHP), dugaan penculikan karena ada ancaman kekerasan dengan senjata tajam," tuturnya.
Sebelumnya, aksi penculikan tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV yang videonya viral di media sosial. Menurut narasi yang ditulis, Keysha dibawa paksa oleh Rizky di Jalan Kawaluyaan Indah IV, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung.
Informasi yang dihimpun dan pengamatan video yang viral di media sosial (medsos), penculikan terjadi di depan rumah warga pada Minggu (7/5) sekitar pukul 22.00 WIB.
Pelaku datang bersama temannya menggunakan sepeda motor. Korban yang menghampiri pelaku lantas ditodong pisau dan diseret agar mau naik ke motor.
Baca Juga: Miris, Jelang Laga Terakhir Persib Bandung, Seorang Bobotoh Dibanned karena Ini
Awalnya korban menolak, namun karena pelaku membawa senjata tajam, akhirnya korban ikut motor pelaku. Saat motor melaju meninggalkan lokasi kejadian, terdengar teriakan korban. [ANTARA]
Berita Terkait
-
6 Fakta Penculikan Siswi SMA Cantik di Bandung, Disikat Mantan Pacar Malam, Pelaku Diduga Bandar di Sekolah
-
Ludahi Imam Masjid di Bandung, Instagram WNA Asal Australia Diserang Netizen Indonesia
-
Polisi Bongkar Perseteruan Dua 'Gangster' yang Berebut Jaringan Prostitusi Online di Apartemen
-
100 Persen Gratis! Warga Bandung Bisa Titip Kendaraan di Polrestabes saat Mudik, Ini Syaratnya
-
Miris, Jelang Laga Terakhir Persib Bandung, Seorang Bobotoh Dibanned karena Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku