Bupati Pandeglang, Irna Narulita menjadi sorotan masyarakat karena diketahui memiliki harta kekayaan yang bernilai fantastis. Imbas dari nilai jumbo kekayaannya tersebut, Irna pun harus memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pemanggilan Irna oleh KPK tersebut ditujukan untuk memberikan klarifikasi harta dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diketahui mencapai Rp 62,5 miliar.
Suara.com - "Semua informasi yang kita terima, ya, nanti kita klarifikasi termasuk harta kekayaan diduga tidak wajar, ya nanti kita tanya (periksa)," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di gedung Merah Putih KPK, Jumat.
Diketahui, harta tersebut menjadi sorotan oleh mahasiswa pada saat menggelar demo di depan Kantor Bupati Pandeglang, Banten beberapa waktu lalu.
Sebelumnya disebutkan pada pertengahan Agustus 2022, Irna juga pernah didemo oleh mahasiswa karena menganggarkan pembelian sepeda listrik mencapai Rp 38 miliar.
Lantas, berapakah harta kekayaan bupati Pandeglang Irna Narulita yang naik drastis semenjak ia menjadi bupati tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Melansir dari laman resmi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periodik 2022, Irna memiliki harta kekayaan yang bernilai fantastis yakni sebesar Rp 62.562.624.825.
Dari total kekayaannya tersebut, ia memiliki tanah dan bangunan yang sangat banyak yakni 112 aset dengan total mencapai Rp 60.600.521.970. Ia juga diketahui memiliki alat transportasi mesin dengan total Rp 2.700.000, harta bergerak lainnya dengan total Rp 562.350.000, kas dan setara kas dengan total Rp 1.397.052.855, dan harta lainnya dengan total Rp 62.562.624.825.
Total harta kekayaannya tersebut jauh lebih tinggi hampir dua kali lipat dari total kekayaannya pada tahun 2016. Di tahun 2016, ia memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 37.233.805.782.
Baca Juga: Klarifikasi Harta Kekayaan Bupati Pandeglang Irna Narulita Rp62 Miliar: Tak Ada Penambahan Aset
Dari total harta kekayaan tersebut, ia memiliki aset tanah dan bangunan dengan total Rp 34.409.585.000, alat transportasi dan mesin dengan total Rp 1.793.000.000, harta bergerak lainnya dengan total Rp 266.200.000, giro dan setara kas lainnya dengan total Rp 691.020.782.
Harta kekayaannya tersebut melonjak drastis dan kenaikan paling tinggi terjadi pada tahun 2019, dimana sebelumnya dilaporkan di tahun 2018, ia memiliki harta kekayaan sebesar Rp 36.137.084.016. Kemudian, pada laporan berikutnya yaitu pada tahun 2019, harta kekayaannya meningkat menjadi Rp 49.233.803.119.
Dari total tersebut, ia memiliki aset tanah dan bangunan dengan total Rp 48.016.705.000. Ia juga memiliki alat transportasi dan mesin dengan total Rp 3.000.000, harta bergerak lainnya dengan total Rp 455.680.000, kas dan setara kas dengan total Rp 758.418.119, harta lainnya dengan total Rp 49.233.803.119.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Profil Depri Pontoh, Bupati Bolaang Mongondow Utara yang Hartanya Diperiksa Tim LHKPN KPK
-
Klarifikasi Harta Kekayaan Bupati Pandeglang Irna Narulita Rp62 Miliar: Tak Ada Penambahan Aset
-
6 Pejabat Negara yang Dipanggil KPK Buntut Kekayaan Tak Wajar, Ada yang Saingi Sri Mulyani!
-
Dikabarkan Sudah jadi Tersangka KPK, Kekayaan Sekretaris MA Hasbi Hasan Tembus Rp 2,4 Miliar
-
Tiba-Tiba Dipanggil KPK Karena Kejanggalan, Segini Jumlah Kekayaan Bupati Bolaang Mongondow Utara
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi