Suara.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara Depri Pontoh memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (8/5/2023) terkait harta kekayaannya yang dinilai janggal. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022, Depri tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp Rp 3,9 miliar.
Di hari yang sama dengan klarifikasi Depri, KPK juga memanggil Kadinkes Lampung Reihana yang viral karena pamer gaya hidup mewah. Simak profil Depri Pontoh yang hartanya ikut diperiksa KPK berikut ini.
Profil Depri Pontoh
Depri Pontoh adalah Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang menjabat selama dua periode (2013-2018 dan 2018-2023). Dia akan mengakhiri masa jabatannya pada 5 September 2023 mendatang.
Sebelumnya, Depri Pontoh menjabat sebagai Wakil Bupati Bolmut selama satu periode, yakni tahun 2008-2013. Alumni Universitas Sam Ratulangi atau Unsrat ini tercatat memiliki karier panjang sebagai birokrat pemerintahan.
Rekam jejak Depri Pontoh dimulai ketika dia menjabat sebagai Sekretaris Wilayah Kecamatan Pinolosian (1992), Plh Camat Pinolosian (1993) dan Penjabat Camat Sangtombolang (1996). Kemudian dia juga menjabat sebagai Camat Modayag (1999), Camat Kotamobagu (2002) hingga Sekretaris Perwakilan Sekretariat Umum KPU Kabupaten Bolmong pada tahun 2003.
Pria kelahiran Bolmong, Sulawesi Utara, 16 Oktober 1962 ini juga pernah jadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bolmut (2007-2008). Depri Pontoh juga pernah menjadi Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (2008). Kekinian dia menjabat Ketua Partai Persatuan Pembangunan atau PPP Sulut sejak tahun 2017.
Depri Pontoh Dipanggil KPK
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sulawesi Utara, Depri Pontoh meghadiri undangan pemanggilan KPK pada Senin (8/5/2023). Pemanggilan itu dalam rangka klarifikasi LHKPN miliknya.
Baca Juga: Suap 'Ketok Palu' RAPBD, KPK Tahan Lima Eks Anggota DPRD Jambi
Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati menyebut bahwa pemangilan terhadap Depri Pontoh di luar dari beberapa nama yang viral dari informasi masyarakat. Depri Pontoh hadir di Gedung KPK pada Senin (8/5/2023) sekitar pukul 09.30 WIB.
"Kami menjadwalkan pemeriksaan klarifikasi LHKPN atas nama Bupati Bolaang Mongondow Utara sesuai agenda klarifikasi LHKPN yang telah kami jadwalkan secara berkala," ujar Ipi Maryati.
Ipi menjelaskan bahwa pemeriksaan LHKPN terhadap pejabat negara, tidak harus menunggu viral terlebih dahulu. Depri diminta membawa dokumen pendukung untuk pemeriksaan di KPK seperti sertifikat, bukti kepemilikan usaha, salinan dokumen harta tidak bergerak, salinan dokumen alat transportasi, salinan dokumen kas/setara kas, dan salinan dokumen utang/piutang.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
KPK Buka Peluang Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Lampung
-
Diperiksa 3 Jam di KPK, Kadinkes Lampung Reihana Irit Bicara: Cuma Klarifikasi Saja Ya
-
KPK Bidik Dugaan Korupsi Infrastruktur di Lampung, Tanak: Sangat Mungkin Dilakukan Penyelidikan!
-
Soal Mobil Land Cruiser Tak Terdaftar di LHKPN, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak: Mobil Sewaan!
-
Klarifikasi Harta Kekayaan Bupati Pandeglang Irna Narulita Rp62 Miliar: Tak Ada Penambahan Aset
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Pramono Targetkan Inflasi Jakarta 2026 Jinakkan Angka Nasional
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?