Suara.com - Partai Golkar tidak mendaftarkan sejumlah kader menjadi calon anggota legislatif. Kader yang dimaksud ialah mereka yang menjabat menteri, termasuk Ketua Umum Gilkar Airlangga Hartarto yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Selain Airlangga, ada nama Agus Gumiwang yang menjabat Menteri Perindustrian serta Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F. Paulua mengatakan Golkar meminta para menteri untuk fokus membantu kerja-kerja Presiden Jokowi dalam menyelesaikam program.
Terlebih kepada Dito yang baru diangkat menjadi Menpora. Golkar meminta agar Dito fokus dulu di bidang pemuda dan olahraga.
"Jadi kita tidak menggoda mereka nyaleg-nyaleg karena kader-kader kita sangat banyak. Pada dasarnya kan kita sudah daftarkan 100 persen," ujar Lodewijk di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (14/5/2023).
Sementara itu untuk Airlangga, Lodewijk menegaskan tentang amanat Musyawarah Nasional atau Munas agar Airlangga dicalonkan menjadi presiden pada 2024. Hal itu yang kemudian juga menjadi alasan mengapa Airlamgga tidak nyaleg, selain karena jabatannya sebagai menteri.
"Pak Airlangga tentunya sesuai amanat Munas kita calonkan sebagai presiden ya," kata Lodewijk.
Hal senada ditegaskan Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia.
"Ya seperti yang saya katakan tadi kader-kader kepemimpinan kami yang sekarang sedang menjabat sebagai posisi menteri itu tidak kami calonkan karena termasuk Pak Airlangga sebagai ketua umum apalagi Pak Airlangga kita sudah tetapkan sebagai calon presiden ya," tutur Doli.
Baca Juga: Tokoh Krisna Jadi Kusir Sugawa Kori Pimpin Ribuan Pasukan Golkar Serbu KPU Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan