Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin percaya diri bakal jadi bakal calon wakil presiden atau bacawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Sebab sedari awal, ia mengklaim telah mendapat dukungan kiai dan partainya untuk maju sebagai calon presiden atau wakil presiden.
"Ya Insya Allah, saya kan sudah diperintah oleh kiai-kiai, oleh PKB untuk maju sebagai capres atau cawapres," kata Cak Imin kepada wartawan, Minggu (21/5/2023).
Sementara itu di sisi lain, Cak Imin menegaskan PKB dan Gerindra hingga kekinian solid tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Menurutnya, PKB dan Gerindra akan segera mengumumkan sosok cawapres pendamping Prabowo dalam waktu dekat ini.
"Tinggal menunggu waktu yang tepat. Ya tetap (saya cawapresnya)," katanya.
Temui Wapres
Dalam beberapa waktu belakangan, Cak Imin getol bersafari politik menemui beberapa wakil presiden.
Terbaru, ia bertemu dengan Wakil Presiden ke-6 Tri Sutrisno pada Sabtu (20/5/2023) kemarin.
Baca Juga: Ngebet Jadi Cawapres, Cak Imin Gencar Safari Politik Temui Sejumlah Wapres
Dalam pertemuan itu Cak Imin didampingi sejumlah elite PKB, seperti Waketum PKB Jazilul Fawaid, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Wasekjen PKB Syaiful Huda, dan Menteri Ketenagakerjaan periode 2014—2019 Muhammad Hanif Dhakiri.
Sebelum bertemu Tri Sutrisno, Cak Imin juga telah menemui beberapa wakil presiden lainnya. Mereka, yakni Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Wakil Presiden ke-11 Boediono, Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, dan Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz.
Cak Imin mengklaim mendapat banyak masukan dan motivasi dari para wakil presiden tersebut untuk maju di Pilpres 2024.
"Banyak sekali kita mendapat masukan, motivasi, dan dukungan untuk bisa maju di Pilpres yang akan datang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI