Suara.com - Sebentar lagi musim haji tiba, banyak umat muslim dari seluruh dunia berbondong-bondong menuju Baitullah atau Tanah Suci Mekkah. Biasanya banyak orang akan menitip doa kepada jemaah haji yang berangkat. Lantas dalam Islam, bagaimana hukum titip doa orang saat haji?
Sebagai informasi, haji merupakan rukun Islam yang terakhir dan setiap umat muslim selalu mendambakan dirinya untuk bisa menunaikan ibadah ini. Namun, tidak semua orang bisa menunaikan ibadah haji, salah satunya membutuhkan biaya tidak sedikit dan masa tunggu hingga bertahun-tahun hingga keberangkatan ke tanah suci.
Musim haji selalu menjadi menjadi hal yang disambut meriah bagi orang yang hendak berangkat ke tanah suci maupun orang-orang di sekitar yang hendak mengantar pemberangkatannya. Tak hanya mengantar, biasanya orang baik saudara maupun tetangga menitipkan doa untuk dipanjatkan di tanah suci.
Hukum titip doa orang saat haji
Dikutip dari NU Online, Syekh Abu Bakr al-Ajurriy dari madzhab Hanbali mengatakan bahwa tradisi mengantar orang untuk berangkat haji dan menitipkan doa termasuk sesuatu yang dianjurkan. Oleh Syaikh Ar-Ruhaibani dalam kitab karyanya Mathalib Ulin Nuha yang menjadi penjelasan kitab Ghayatil Muntaha jilid 6 halaman 472 menjelaskan:
Syaikh Abu Bakr al-Ajurry menuturkan tentang kesunahan mengantar orang haji dan menitipkan juga meminta untuk mendoakannya. Imam Ahmad pernah mengantar ibunya untuk haji.
Tradisi mengantarkan orang yang hendak bepergian haji ini telah dilakukan semasa Rasulullah SAW disebuah tempat bernama Tsaniyyatul Wada’ yang mana tempat para sahabat ketika datang adari perang.
Dalam Syarh An-Nawawi alal Muslim, menjelaskan tentang Tsaniyyatul Wada’ ini yang artinya Adapun Tsaniatul Wada' adalah tempat samping Madinah, dinamakan begitu karena orang yang keluar dari Madinah itu berjalan bersama orang-orang yang ditinggalkannya (untuk mengantar).
Dalam kitab Syarh Shahih Al-Bukhari karya Imam Ibnu Bathal, bahwa Tsaniyyatul Wada menjadi tempat para sahabat mengantarkan jamaah haji, yang artinya: Dinamakan Tsaniatul Wada' karena para sahabat mengantarkan orang yang berhaji dan berperang dan menitipkan kepada mereka (doa).
Baca Juga: Cara Daftar Haji Terbaru 2023 Lengkap dengan Biayanya
Maka dari itu, penting untuk mengantarkan orang yang berangkat haji adalah menitipkan doa agar didoakan di tanah suci, sebagaimana diketahui bahwa Makkah dan Madinah merupakan tempat yang diberkahi dan menjadi tempat terbaik untuk berdoa.
Demikian ulasan singkat mengenai hukum titip doa saat haji yang dapat kamu ketahui. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?