Suara.com - Universitas Indonesia (UI) membuka pendaftaran ujian mandiri lewat jalur Seleksi Masuk (SIMAK) UI 2023. Bagi siswa lulusan SMA/ sederajat yang bercita-cita berkuliah di salah satu kampus terbaik di Indonesia ini, berapa biaya daftar SIMAK UI 2023?
Universitas Indonesia belum mengumumkan secara resmi biaya daftar SIMAK UI 2023 untuk jalur S1 dan Vokasi (D3 dan D4) Reguler. Namun, apabila mengacu pada SIMAK UI 2022 tahun lalu, biaya untuk seleksi ini Rp500.000.
Panitia juga belum menyampaikan jadwal pasti SIMAK UI 2023 jalur reguler ini. Secara garis besar website simak.ui.ac.id menyebutkan pendaftaran akan dimulai Juni 2023 untuk kemudian dilaksanakan tes dan pengumuman pada Juli 2023.
Di samping itu SIMAK UI juga terbuka untuk jenjang S1 dan Vokasi Kelas RPL, S1 Kelas Khusus Internasional, S2 dan Profesi, serta S3 dan Spesialis. Berikut rincian biaya SIMAK UI 2023 untuk kelas-kelas di atas.
S-1 dan Vokasi Kelas RPL
SIMAK UI S1 dan Vokasi Kelas RPL akan dikenai biaya Rp750.000. Dengan biaya tersebut peserta SIMAK hanya bisa memilih satu program studi. Kelas RPL ini berbeda dengan Kelas Reguler. Melansir laman resmi simak.ui.ac.id, kelas RPL adalah program pendidikan jenjang sarjana berdasarkan asesmen capaian pembelajaran atas hasil belajar yang diperoleh mahasiswa dari pendidikan formal sebelumnya (diploma, dll), dan/atau pengalaman kerja. Jalur masuknya melalui SIMAK RPL. Materi yang diujikan adalah Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris. Fakultas dan Program Studi yang membuka program S1 kelas RPL antara lain:
1. Fakultas Kesehatan Masyarakat, program studi: Ilmu Kesehatan Masyarakat
2. Fakultas Ilmu Keperawatan, program studi: Ilmu Keperawatan
3. Fakultas Ekonomi, program studi: Ilmu Manajemen, Ilmu Akuntansi
Baca Juga: Besaran Uang Pangkal Jalur Mandiri 2023 di Unpad, IPB, Undip, Unnes
4. Fakultas Hukum, program studi: Ilmu Hukum
Pendaftaran S1 dan Vokasi Kelas RPL dibuka mulai 19 Mei 2023 hingga 26 Juni 2023. Ujian online dilakukan 2 Juli 2023, dan pengumuman disampaikan 25 Juli 2023.
S-1 Kelas Khusus Internasional
Biaya pendaftaran untuk S1 Kelas Khusus Internasional (KKI) adalah Rp1.600.000. peserta seleksi hanya boleh memilih satu pilihan program studi. Kendati demikian, setiap satu peserta boleh mengikuti seleksi untuk KKI, RPL, maupun Reguler. Jika satu peserta mendaftarkan diri dalam dua jalur sekaligus, maka dalam satu akun peserta harus membuat dua pendaftaran dan akan mendapat dua nomor pendaftaran. Biaya pendaftaran dibayarkan masing-masing ke tiap-tiap nomor pendaftaran.
Pendaftaran Kelas Khusus Internasional dibuka mulai 22 Mei 2023 – 22 Juni 2023. Ujian dilaksanakan 25 Juni 2023 dengan pengumuman yang disampaikan 5 Juli 2023.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan