Suara.com - Seleksi mahasiswa baru 2023 perguruan tinggi negeri (PTN) masih berlanjut. Setelah SNBP dan SNBT, kini sejumlah kampus juga membuka pendaftaran jalur mandiri. Namun, tentu saja konsekuensinya ada perbedaan besaran uang pangkal jalur mandiri 2023 jika dibandingkan dua jalur sebelumnya. Berikut rincian biaya uang pangkal Jalur Mandiri 2023 di Kampus Unpad, IPB, Undip, dan Unnes.
1. Universitas Padjajaran
Universitas Padjajaran (Unpad) menyelenggarakan seleksi mandiri dengan nama Seleksi Masuk Universitas Padjajaran (SMUP). Melansir smup.unpad.ac.id, ujian akan dilaksanakan pada 8 – 10 Juli 2023 dengan materi yang tidak jauh berbeda dari SNBT.
Unpad juga telah mencantumkan biaya uang pangkal yang harus dibayarkan di tahun pertama masuk serta UKT per semester yang juga harus ditanggung apabila lolos jalur SMUP ini. Iuran Pengembangan Institusi (IPI) tertinggi ada pada Jurusan Kedokteran dengan nominal minimal Rp195 juta dan Kedokteran Gigi Rp190 juta. Disusul dengan Farmasi Rp75 juta, serta Kedokteran Hewan dan Hubungan Internasional masing-masing Rp70 juta. Rerata uang pangkal tiap jurusan adalah Rp30 – Rp45 juta. Untuk jurusan dengan uang pangkal terendah yakni hanya Rp15 juta dipegang oleh jurusan-jurusan bahasa seperti Sastra Jerman, Sastra Rusia, dan Sastra Arab.
2. Institut Pertanian Bogor
Seleksi Masuk Institut Pertanian Bogor (SM IPB) direncanakan berlangsung pada 2 Juli 2023 dengan sistem online. Apabila diterima lewat jalur ini, berikut besaran uang pangkal atau Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF) seperti dilansir dari admisi.ipb.ac.id.
Besaran uang pangkal rata-rata adalah Rp30 – Rp40 juta. Untuk jurusan-juran tertentu dikenakan uang pangkal yang lebih mahal seperti Kedokteran Rp150 juta, Sekolah Bisnis, Ilmu Gizi, dan Manajemen masing-masing Rp75 juta. Biaya lebih rendah ada pada jurusan Statistika dan Aktuaria Rp60 juta.
3. Universitas Diponegoro
Ujian Mandiri (UM) Universitas Diponegoro akan dilaksanakan pada 24 – 28 Juni 2023. Melansir pmb.undip.ac.id, Universitas Diponegoro membagi uang pangkal menjadi dua golongan yakni Golongan I dan II. Sama seperti kampus-kampus lain, jurusan Kedokteran dan Kedokteran Gigi masih menempati urutan teratas uang pangkal termahal. Untuk masuk ke jurusan Kedokteran uang pangkalnya Rp200 juta (Gol I) dan Rp250 juta (Gol II). Sementara itu, uang pangkal untuk Kedokteran Gigi Rp150 juta (Gol I) dan Rp200 juta (Gol II). Namun, rerata uang pangkal untuk setiap jurusan di Undip adalah Rp30 juta (Gol I) dan Rp35 juta (Gol II).
Baca Juga: Mahasiswa SV IPB Sampaikan Pentingnya Konservasi Melalui Games Edukatif
4. Universitas Negeri Semarang
Terakhir, Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang menjadi kampus keguruan favorit di Jawa Tengah juga menyelenggarakan Seleksi Mandiri Unnes pada 12 – 15 Juli 2023. Mahasiswa yang diterima lewat jalur ini akan dikenai Sumbangan Pengembangan Institusi. Di antara universitas lain, Unnes menjadi kampus yang paling murah mematok sumbangan institusi atau uang pangkal ini.
Di Unnes, besaran uang pangkal tidak ditentukan oleh jurusan, melainkan oleh kategori keuangan tiap-tiap calon mahasiswa. Kategori I akan dikenai uang pangkal Rp5 juta. Kategori selanjutnya naik menjadi Rp10 juta, Rp15 juta, Rp20 juta, dan tertinggi Rp25 juta.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Maktour dalam Kasus Kuota Haji: Saksi atau Terlibat?
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari