Kejadian mengenaskan terjadi pada seorang ayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) berinisial AR, yang tewas ditusuk oleh pria yang hendak memperkosa anaknya. Aksi tersebut dilakukan oleh pelaku JM saat hendak dibawa ke polsek oleh korban AR dan sejumlah rekan-rekannya. AR meninggal karena mengalami 26 tusukan dari JM.
Berikut fakta-fakta terkait dengan peristiwa ayah di Kalsel tewas ditusuk pemerkosa putrinya yang telah dirangkum oleh Suara.com dari berbagai sumber berikut ini.
1. Kronologi Kejadian
Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Barito Kuala pada Senin (29/5/2023). Saat itu, korban AR dan juga rekan-rekannya bermaksud untuk membawa JM ke Polsek Alalak karena anak korban diduga hendak diperkosa oleh pelaku di sebuah penginapan yang ada di wilayah tersebut.
Sebelum peristiwa kejadian, mulanya AR mendapatkan kabar dari putrinya bahwa pelaku berniat akan memperkosanya di penginapan tersebut. Mendengar adanya hal tersebut, AR memanggil rekan-rekannya untuk mencari keberadaan pelaku yang membawa putrinya ke hotel di wilayah Banjarmasin.
Namun, pada saat korban dan teman-temannya ada di penginapan yang diberitahukan oleh putra korban, mereka tidak ditemukan.
AR dan rekan-rekannya pun melanjutkan pencarian ke lokasi lain. Lalu, putri AR dan pelaku JM ditemukan di 0 kilometer yang ada di wilayah Batola.
2. Tewas Akibat 26 Tusukan
Setelah berhasil meringkuk JM, korban dan rekan-rekannya hendak membawa JM ke Polsek Alalak dengan menggunakan sepeda motor. Pada saat itu, korban berboncengan dengan putrinya.
Baca Juga: Akhirnya, Oknum Polisi Pemerkosa ABG 15 Tahun Di Parimou Jadi Tersangka!
Namun, pada saat sampai di Jalan Trans Kalimantan, AR memberhentikan motornya sebab Jumari memaki dirinya. Keduanya pun terlibat perkelahian hingga cekcok dan terjadi penikaman di pinggir jalan.
AR pun langsung dievakuasi ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong saat ia dibawa menuju rumah sakit.
3. Pelaku Tusuk Anggota Polisi
Setelah peristiwa kejadian, anggota Polsek Alalak yang tengah melakukan patroli menghampiri tempat kejadian perkara untuk mengamankan pelaku.
Pada saat diamankan, JM justru melakukan penusukan terhadap salah satu polisi yang bernama Aiptu Asbi Sidik. Untung saja polisi tersebut berhasil diselamatkan setelah mendapatkan pertolongan di rumah sakit.
4. Pelaku JM Residivis
Berita Terkait
-
Akhirnya, Oknum Polisi Pemerkosa ABG 15 Tahun Di Parimou Jadi Tersangka!
-
Polda Sulteng Tetapkan 11 Tersangka Kasus Asusila di Parimo, Terduga Pelaku Oknum Polisi, Kades hingga Guru
-
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan di Tulang Bawang, Korban Dibuang dalam Keadaan Hidup
-
Tim Kuasa Hukum Keluarga Meminta Kasus Bripka AS Ditangani Bareskrim Polri
-
KPAI Mengutuk Persetubuhan ABG 15 Tahun di Sulteng, Polri Janji Akan Usut Tuntas
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah