Serang.suara.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, memastikan bahwa kasus persetubuhan yang melibatkan ABG berinisial RO (15) di Taliabo, Parigi Mautong, Sulawesi Tengah (Sulteng), akan diusut hingga tuntas.
"Yang pasti, Polri memastikan bahwa kasus ini akan ditangani. Kasus ini akan ditangani dengan serius dan harus diselesaikan hingga tuntas," kata Ahmad kepada wartawan di Kabupaten Tangerang, Jumat, (2/6/2023).
Terkait dengan oknum anggota Brimob, kata Ramadhan, Polres Parigi Moutong sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika terbukti bersalah, tindakan tegas akan diambil.
"Mengenai keterlibatan anggota, tentu kasus ini ditangani oleh Polres Parigi Moutong. Kami pastikan bahwa jika anggota terlibat, mereka akan dikenakan sanksi yang tegas," ucapnya.
Sebelumnya dilaporkan, Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, telah menetapkan 10 tersangka dalam kasus tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur.
"Sudah ada 10 orang saksi yang diperiksa, termasuk saksi korban, orang tua, dan teman-teman sekitarnya. Berdasarkan penyelidikan, penyidik telah menetapkan 10 tersangka," kata Kapolres Parimo, AKBP Yudy Arto Wiyono, di Palu, Antara, Selasa, (30/5/2023).
Dari 10 tersangka yang ditetapkan, lima orang telah ditahan sementara lima orang lainnya masih dalam proses penjemputan dan penangkapan oleh penyidik kepolisian. Saat ini, korban masih mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Kota Palu.
"Akibat kejadian ini, korban mengalami trauma dan saat ini dirawat di rumah sakit karena masih merasakan sakit di perutnya," ungkapnya.
KPAI Mengutuk Pelaku Pemerkosaan Bocah 16 Tahun di Sulteng
Baca Juga: Valdir Bardi Mengundurkan Diri, Madura United Rekrut Pelatih Kiper Baru
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, mengutuk keras oknum anggota Brimob dan 10 pelaku lainnya yang terlibat dalam pemerkosaan terhadap seorang bocah berusia 16 tahun di rumah makan Taliabo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).
"Tindakan tegas dan proses hukum harus diberlakukan terhadap para pelaku yang diduga melakukan persetubuhan dengan anak. Tindakan ini merupakan kejahatan karena dalam kasus korban yang masih berusia anak, tidak ada konsep persetujuan atau kesepakatan yang sah. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak," ujar Retno dalam pernyataannya, Rabu, (31/5/2023).
Tag
Berita Terkait
-
Kapolda Sebut Tak Ada Pemerkosaan ABG Anak Dibawah Umur di Sulteng, Bareskrim Polri Angkat Bicara
-
Kasus ABG di Parimo: Dalih Kapolda Sulteng Pilih Diksi Persetubuhan Ketimbang Pemerkosaan
-
Kontroversi Kapolda Sulteng Sebut Kasus ABG 15 Tahun Persetubuhan: Ditentang Komnas Perempuan
-
Pemerkosa Anak 16 Tahun Parigi Moutong Melarikan Diri, Polda Sulteng: Tiga DPO
-
Jonathan Latumahina Sindir KPAI Jadi Komisi Perlindungan Agnes, Lantaran Hal Ini
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap
-
Mari Dapatkan Solusi Kredit Mobil dan EV Modern dari BRI KKB Melalui BRImo
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Jangan Lewatkan, Kredit Mobil dan EV Lebih Ringan Bersama BRI KKB di BRImo
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
-
Berpacu dengan Waktu: 80 Warga Jabar Terjebak di Zona Perang Timur Tengah Menanti Dievakuasi
-
BRI Dorong Kepemilikan Mobil Baru Lewat KKB dengan DP Ringan dan Dukungan Pembiayaan EV
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!