Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini memeriksa Windy Yunita Ghemary atau Windy Idol terkait dengan dugaan pengelolaan aset Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Hasbi Hasan.
Hasbi Hasan sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di MA. KPK kemudian menduga bahwa Windy Idol mengelola rumah Hasbi Hasan yang ada di wilayah Jakarta Selatan.
Dugaan tersebut diungkap oleh Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri. Kendati demikian, KPK masih belum merinci indikasi adanya aset lain dari Hasbi yang dikelola oleh Windy tersebut.
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, penyidik lembaga antirasuah masih melakukan penelusuran terkait peran Windy Idol di pusaran kasus Hasbi Hasan. Salah satunya dengan melakukan perhitungan terkait aset Hasbi yang telah dikelola oleh Windy.
Windy Idol sendiri telah menjalani pemeriksaan oleh KPK pada Senin (29/5/2023). Kala itu, tim penyidik mencecar Windy terkait dengan aliran uang sampai pengelolaan aset dari Hasbi.
Sejauh ini, Windy diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat Sekretaris MA Hasbi Hasan. Lantas, seperti apakah profil Windy Idol dan perannya dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di MA tersebut?
Profil Windy Idol
Windy Idol memiliki nama lengkap Windy Yunita Ghemary. Sapaan Windy Idol sendiri didapat karena ia merupakan finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol yang diselenggarakan oleh RCTI.
Windy lahir di Bangka Belitung, 2 Juni 1993. Sosoknya mulai mencuri perhatian saat mulai mengikuti ajang Indonesian Idol 2014 di usianya yang masih 20 tahun.
Windy berhasil mengharumkan tanah kelahirannya, yakni Bangka Belitung. Ini setelah ia sukses melampaui audisi di Jakarta dan mendapatkan Golden Tiket Indonesia Idol.
Dalam audisi, Windy berhasil membuat juri terkesan dengan suaranya saat membawakan lagu “Domina” milik Jessie J. Ia kemudian berkompetisi dengan sejumlah kontestan Indonesia Idol, mulai dari Nowela, Husein Alatas hingga Virzha.
Windy berhasil mempertahankan posisinya sampai mencapai babak Spektakuler Indonesia Idol. Namun sayang, perjalanannya di audisi tersebut harus berakhir pada babak Spektakuler ke-7.
Terlepas dari itu, nama Windy telah dikenal masyarakat berkat partisipasinya dalam ajang Indonesia Idol. Sayang, kini namanya tengah tercoreng karena terseret dalam pusaran kasus dugaan suap penanganan perkara di MA.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Pelapor Kasus Dugaan Suap di Dinas PU Muratara Malah Jadi Tersangka, Komisi III Nggak Heran: Terjadi di Mana-mana
-
Windy Idol Diduga Kelola Rumah Hasil Suap Sekretaris MA Hasbi Hasan di Jaksel
-
PPP Sebut Aliran Dana Suap untuk Muktamar 2022 Tidak Valid
-
KPK Pantau Pergerakan Sekertaris MA Hasbi Hasan yang Tengah Cuti 3 Bulan
-
Kasus Suap Jual Beli Jabatan Pemkab Pemalang, KPK Ringkus 3 Tersangka
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan