Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, menyatakan siap maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Depok 2024. Dalam sebuah video yang diunggah pada Jumat (9/6/2023), ia mengaku telah mendapatkan izin dan restu dari keluarga besar untuk menjadi orang pertama di Kota Depok.
"Saya Kaesang Pangarep. Saya sudah dapat izin dan restu dari keluarga. Insyallah dengan ini saya siap untuk hadir menjadi Depok pertama. Mohon dukungannya, merdeka," ucap Kaesang dalam video tersebut.
Adapun sebelum merambah ke dunia politik dan maju Pilwalkot, Kaesang lebih dulu menggeluti ranah bisnis. Ia tercatat membuka banyak usaha di berbagai bidang, mulai dari pakaian hingga kuliner. Namun, beberapa diantaranya saat ini sudah kolaps.
Bisnis Kaesang yang Kolaps
Ada dua usaha milik Kaesang Pangarep yang kolaps atau bangkrut, yakni clothing line dan aplikasi permainan. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal penyebab bisnis yang ia bangun saat masih duduk SMA itu bisa jatuh.
Kaesang memaparkan saat itu tidak mengetahui bisnis clothing secara pasti. Ia akhirnya sampai menghabiskan banyak dana, namun sayang produknya malah tak laku. Kerugian tersebut tidak mencapai ratusan juta, tetapi menurutnya, untuk ukuran anak SMA, sudah besar.
Dalam berbisnis kala itu, Kaesang tidak pernah mengonsultasikan pembukaan usaha kepada orang tuanya. Ia memilih memberitahunya saat sudah maju atau setelah ada masalah. Di mana ia menanyakan solusinya kepada ayah-ibu serta kakaknya, Gibran Rakabuming Raka.
Selain itu, ada bisnis Kaesang yang juga ditutup, yakni Ternakopi. Alasannya karena produk kopinya tersebut tidak laku di pasaran. Ia mengungkap bahwa sebelum pandemi virus Covid-19, usaha ini memiliki sekitar 40 outlet. Namun, setelahnya, semua tempat lenyap.
Meski begitu, Kaesang masih memiliki bisnis kuliner lainnya. Mulai dari Sang Pisang, Siap Mas, Goola, Yang Ayam, hingga Mangkokku bersama Gibran dan chef Arnold Poernomo. Usaha ini diketahui menerima suntikan dana dari Alpha JWC Ventures sebesar US$2 juta atau sekitar Rp28,3 miliar.
Baca Juga: Rintangan Besar Kaesang di Pilwakot Depok, Harus Tumbangkan Partai Ini
Tak hanya itu, Kaesang pun menggeluti dunia pasar modal sebagai seorang investor. Adapun dirinya mulai mendalami soal saham ketika masih duduk di bangku kuliah. Dalam bidang ini, ia mengaku sempat selalu merugi di waktu pertama kali terjun, yakni pada tahun 2017.
Usai mempelajarinya dengan seksama, Kaesang baru mengetahui saham yang ia pilih selama ini ternyata tergolong third liner atau lapis ketiga. Di sisi lain, ia juga merambah ke dunia sepakbola dengan menjado salah satu pemilik Persis Solo dan Direktur Utama di PT Persis Solo Saestu (PSS).
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Rintangan Besar Kaesang di Pilwakot Depok, Harus Tumbangkan Partai Ini
-
PDIP Kasih Restu Jika Kaesang Maju Jadi Wali Kota Depok, Tapi Ada Syaratnya
-
Geger! Ramalan Misterius Mbak Rara Bilang Kaesang Pangarep Bakal Begini Saat Maju Pilkada Depok
-
Mbak Rara 'Pawang Hujan' Ramal Peluang Kaesang Pangarep di Pilkada Depok, Bakal Menang Atau Kalah?
-
Aldi Taher Siap Jadi Wakil Wali Kota Depok Dampingi Kaesang: Jangan Lupa Mas
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat