Suara.com - Usai perayaan Hari Idul Adha 10 Dzulhijjah, aka ada Hari Tasyrik setalahnya yakni pada tanggal 11,12, dan 13 Dzulhijjah. Pada hari Tasyriki, umat Muslim dianjurkan untuk melakaukan berbagai amalan baik. Lantas, apa saja amalan hari Tasyrik? Berikut ini ulasannya.
Diketahui, pada Hari Tasyrik, umat Muslim dilarang untuk berpuasa (makan dan minum). Dilarangnya berpuasa karena pada hari Tasrik tersebut, umat Muslim disunnahkah menyembelih hewah kurban dan dibagikan kepada yang berhak, lalu menyantap dagingnya. Larangan berpuasa di Hari Tasyrik ini tertuang dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Hurairrah berikut ini:
“Janganlah kamu berpuasa pada hari ini (tasyrik) karena ia merupakan hari makan, minum, dan berdzikir pada Allah.”
Meski umat Muslim dilarang melakukan amalan puasa sunnah pada hari Tasyrik, namun ada beberapa amalan Hari Tasyrik yang bisa dilakukan umat Muslim sebagaimana yang dilansir dari situs Kemenag berikut ini.
1. Menyembelih Hewan Kurban
Pada Hari Tasyrik, umat Muslim disunnahkan untuk melakukan amalan ibadah kurban. Anjuran beribadah kurban ini tertuang juga dalam hadis Rasullulah SAW berikut ini.
"Dari Abu Hurairah, "Rasulullah SAW berkata, barangsiapa yang mempunyai kemampuan, tetapi ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati (menghampiri) tempat shalat kami," (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
2. Menikmati Hidangan (Makan dan Minum)
Pada hari Tasyrik, umat Muslim diwajibkan menikmati hidangan (makan dan minum). Makan dan minum saat hari tasyrik ini sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Ini tertuang dalam hadis Rasulullah SAW berikut ini.
Baca Juga: Pemerintah Resmikan 1 Dzulhijjah 1444 H, Kapan Hari Tasyrik 2023?
“Hari-hari tasyrik adalah hari menikmati makanan dan minuman,”
3. Hari untuk Berdzikir dan Bertakbir
Amalan lainnya yang bisa dilakukan pada hari Tasyrik yaitu berdzikir dan bertakbir sebagaimana dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 203 berikut ini.
“Dan berdzikirlah dengan menyebut nama Allah pada hari yang berbilang.” (QS. Al baqarah: 203)
Selain dalam Alquran, anjuran berdzikir (mengingat Allah SWT) juga tertuang dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam Ahmad, Imam Abu Daud, dan Imam Nasa’I berikut ini.
“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah,” (HR Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?