Suara.com - Jajaran PDI Perjuangan terus melakukan persiapan untuk acara puncak perayaan Bulan Bung Karno yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Sabtu (24/6/2023) mendatang.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, Kamis (22/6/2023), terlihat Satgas Cakra Buana sudah melakukan latihan di lapangan.
Ribuan satgas berlatih baris-berbaris. Tampak sebagian dari mereka menenteng bendera Merah Putih dan bendera PDIP.
Terlihat para satgas kompak mengenakan kaus merah dan celana hitam.
"Ayo, bersiap. Semuanya berbaris dengan lurus, yang rapi," kata Wakil Komandan Satgas Nasional Cakra Buana Letnan Jendral (Purn) Ganip Warsito.
Di lokasi, terlihat Komandan Cakra Buana Komarudin Watubun mengawasi jalannya latihan baris-berbaris Satgas.
Di penghujung acara, Komarudin menyampaikan terima kasih kepada satgas yang sudah berlatih dengan keras pada hari ini.
Ketua DPP PDIP itu juga menyampaikan bahwa besok satgas akan kembali berlatih di tempat ini.
Komarudin menyatakan satgas harus siap melaksanakan tugasnya karena Satgas akan menjadi pusat grafitasi dari kegiatan BBK.
Baca Juga: Nama Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres Ganjar, PPP: Sah-sah Saja Namanya Usulan
"Setelah ini, ke luar dari stadion dengan tertib kembali ke bis masing-masing dan istarahat di Cibubur. Terima kasih atas jerih payahmu, semangatmu, luar biasa," kata Komarudin.
Setelah satgas ke luar dari lapangan GBK, penari Nusantara mengambil tempat untuk berlatih. Sesi pertama latihan ialah penari Kecak Janger.
Di lokasi, tampak anak Proklamator RI Bung Karno, Guruh Soekarnoputra mengawasi latihan tari itu.
Terlihat juga, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Aria Bima. Hasto bahkan sempat menyapa dan memberi salam metal kepada para Satgas Cakra Buana ketika tiba di lapangan Stadion Utama GBK.
Berita Terkait
-
Elite PDI Perjuangan: Tidak Ada Problem Apapun antara PDIP dengan Demokrat
-
PDIP Ingin Pertemuan Megawati dan SBY Tak Dipaksakan: Biar Bergulir Natural Alami
-
2.300 Kader PDIP Sulut Bertolak dari Bitung ke Jakarta, Turut Merahkan Bulan Bung Karno di GBK
-
PDIP Ingin Pertemuan Megawati-SBY Terjadi Secara Alami: Jangan Direkayasa
-
Nama Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres Ganjar, PPP: Sah-sah Saja Namanya Usulan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta