Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima grup legendaris Bimbo di kediamannya, di Menteng, Jumat (23/6/2023). Dia didampingi oleh Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga, Wakil Ketua Panitia Bulan Bung Karno Ono Surono serta mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menyambut kelompok penyanyi legendaris asal Bandung itu.
Dalam rangka puncak peringatan Bulan Bung Karno yang akan digelar besok di Stadio Gelora Bung Karno, Bimbo merupakan salah satu artis yang tampil mengisi acara. Sebelum menerima Bimbo, Megawati secara daring (online) mengikuti gladi bersih yang sedang berlangsung di GBK.
Untuk diketahui, personel Bimbo terdiri atas tiga bersaudara kakak beradik Sam Bimbo, Acil Bimbo, dan Jaka Bimbo, dan ditambah oleh adik perempuan mereka Iin Parlina. Namun, Iin tidak ikut hadir.
"Terima kasih saya dengar besok akan mengisi acara di peringatan Bulan Bung Karno. Di bulan Juni, Bulan Bung Karno, Partai selalu mengadakan berbagai acara," tutur Megawati membuka percakapan usai menyalami tamu-tamunya.
Megawati lalu menyingung kakaknya Guntur Soekarnoputra sangat kenal dengan personel Bimbo. Presiden Kelima RI itu mengatakan semula Guntur akan hadir dalam agenda silaturahmi ini. Namun, mendadak ada agenda penting.
Selanjutnya, Megawati bercerita kehidupan di masa lalu yang berat. Termasuk saat dirinya memulai masa kuliah. Dia pun menyinggung bagaimana dirinya mengenal anggota Bimbo.
Sementara Sam Bimbo, menceritakan dirinya dan Guntur merupakan teman kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Usai berbicara hampir tiga jam, Bimbo menyampaikan sebuah lagu hasil karya mereka yang diberi judul "Bung Karno." Lagu inilah yang akan dinyanyikan Grup Bimbo besok saat tampil di GBK.
Sam Bimbo yang menciptakan lagu itu mengatakan betapa besarnya peran Soekarno untuk Indonesia.
Baca Juga: Sudah Dimaafkan Tapi Tidak Dilupakan, Apa Dosa SBY pada Megawati?
"Sebagai pemersatu dari seluruh suku bangsa Indonesia. Pemersatu dari seluruh agama Indonesia. Dengan Pancasila bahwa negara kita itu seperti Piagam Madinah sewaktu di masa Rasulullah," katanya.
Megawati tampak terharu atas pernyataan itu dan kemudian dia meminta lagu yang itu untuk dipatenkan.
Berita Terkait
-
Partai Demokrat Diundang di Puncak Bulan Bung Karno Besok? Hasto PDIP Bicara Soal Semangat Persahabatan
-
Instruksi DPP Jelas, Semua Pengurus PDIP di Jatim Diminta Laksanakan
-
Terjun Langsung Pantau Gladi Resik Bulan Bung Karno, Puan: Kita Gebrak GBK Besok!
-
PDIP Ponorogo Menggebrak Jakarta: 200 Kader Berangkat untuk Meriahkan Puncak Peringatan Bulan Bung Karno di GBK
-
PDIP Kirim Pesan dan Dukung Pencalonannya Sebagai Depok Pertama, Kaesang Pangarep: Belum Saya Balas
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!