Suara.com - Kepadatan kendaraan di Jalur Puncak Bogor dipredikis terjadi siang ini. Arus kendaraan diperkirakan terus meningkat hingga Kamis (29/6/2023) sore.
"Siang ini akan ada peningkatan menuju Puncak. Nanti siang ke sore dan pagi juga," kata BKO Lantas Polres Bogor Ipda Ardian saat dikonfirmasi.
Ardian menyebut arus lalu lintas di Jalur Puncak Bogor masih normal dari dua arah, baik dari arah Jakarta maupun Cianjur.
"Untuk sekarang masih normal dua arah, karena arus ke atas memang belum begitu meningkat," ungkapnya.
Polisi bakal melakukan rekayasa jika arus lalu lintas di Jalur Puncak mengalami kepadatan contohnya dengan penerapan aturan one way atau satu arus.
"Ya kita antisipasinya nanti persiapan langkah-langkah one way sepenggal atau secara keseluruhan," jelas Ardian.
Kekinian, di Jalur Puncak masih diterapkan aturan ganjil genap mengingat arus lalu lintas masih terpantau ramai lancar.
"Ada (gage)," Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Dicky.
Baca Juga: Sinopsis Film Ganjil Genap, Kisahkan Perjuangan Patah Hati Seorang Gala
Berita Terkait
-
Begal Terjadi di Gunungputri Bogor, Anggota Polsek Turun Gunung ke TKP
-
Keluarga Korban Pencabulan Oknum Guru Agama di Bogor Minta Tolong ke Kapolri: Belum Ada Kelanjutan...
-
Disebut Lambat Tangani Dugaan Kasus Pencabulan Oknum Guru Agama, Polres Bogor Bantah Tudingan: Untuk Perkara Ini...
-
KNPI Sebut Polisi Lambat Tangani Laporan Dugaan Kasus Pencabulan Oknum Guru Agama, Polres Bogor Berikan Pembelaan
-
Sinopsis Film Ganjil Genap, Kisahkan Perjuangan Patah Hati Seorang Gala
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?