Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan sejumlah catatan perihal penetapan 204.807.222 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyoroti masih adanya pemilih yang tidak dikenali dalam DPT. Contohnya, ada 52 pemilih tidak dikenal yang berada di Tuban, Jawa Timur.
"Tindak lanjut dari KPU untuk bersurat ke Duckapil-nya sudah, tetapi respons Dukcapil-nya yang belum ada. Nah, maka nanti itulah yang akan kita pastikan lagi," katw Lolly di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2023).
Lolly juga mengingatkan KPU untuk menindaklanjuti temuan 13.743 pemilih yang tak dikenali di Maluku Utara. Menurut dia, KPU perlu melakukan konfirmasi data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) pemilih tersebut.
"Nah, itu kan belum nih eksekusinya, nanti itu termasuk yang kita pantau setelah penetapan DPT," tambah Lolly.
Perlu diketahui, KPU menetapkan 204.807.222 jiwa sebagai DPT dalam Pemilu 2024. Ketetapan tersebut disampaikan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Tingkat Nasional Pemilu Tahun 2024 di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2023).
Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos memerinci bahwa 1.750.474 di antaranya merupakan DPT luar negeri.
"Ada 203.056.748 DPT dalam negeri dan 1.750.474 DPT luar negeri," kata Betty.
Dari 204 juta lebih DPT, sebanyak 102.218.503 merupakan laki-laki dan 102.588.719 perempuan.
Baca Juga: KPU RI Tetapkan DPT Pemilu 2024 Capai 204 Juta Lebih
"Total laki-laki dan perempuan 204.807.222," imbuhnya.
Untuk 203 juta lebih DPT dalam negeri tersebar di 514 kabupaten/kota sedangkan 1,7 juta lebih DPT luar negeri tersebar di 128 negara perwakilan.
"Jumlah kecamatan 7.277, jumlah desa atau kelurahan 83.731, jumlah TPS, TPSLN, KSK, pos 823.220," pungkas Betty.
Berita Terkait
-
Pemilu 2024, KPU Tetapkan DPT Sebanyak 204 Juta Lebih
-
KPU RI Tetapkan DPT Pemilu 2024 Capai 204 Juta Lebih
-
Pingsan Usai Hadiri Upacara HUT Bhayangkara di GBK, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja Dilarikan ke RS
-
Sudah Sadarkan Diri, Ketua KPU Beberkan Kondisi Rahmat Bagja Usai Pingsan di HUT Polri
-
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja Pingsan Usai Hadiri Upacara HUT Bhayangkara di GBK, Dilarikan ke RS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK