/
Senin, 03 Juli 2023 | 11:46 WIB
CEK FAKTA: Kampanye Anies-Yenny Dihadiri Ribuan Warga NU dan Muhammadiyah, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menghadiri kampanye Anies Baswedan - Yenny Wahid di Surabaya, Jawa Timur.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 244 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 21 Juni 2023.

"Surabaya Jatim Putih TotalWarga Nahdliyin & Muhammadiyah Hadiri Kampanye Akbar Anies-Yenny " begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (3/7/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"KAMPANYE AKBAR ANIES-YENNY WAHID
RIBUAN WARGA NAHDLIYIN & MUHAMMADIYAH PUTIHKAN KOTA SURABAYA JATIM"

Namun begitu, apakah benar ribuan warga NU dan Muhammadiyah hadiri kampanye Anies-Yenny di Surabaya?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait ribuan warga NU dan Muhammadiyah yang menghadiri kampanye Anies-Yenny di Surabaya.

Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Anies Baswedan dan Yenny Wahid menggelar kampanye di Surabaya.

Baca Juga: Prediksi Skor Persik Kediri vs Borneo FC di Pekan Perdana BRI Liga 1

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan bahwa ribuan warga NU dan Muhammadiyah hadiri kampanye Anies-Yenny di Surabaya.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'KAMPANYE AKBAR ANIES-YENNY WAHID, RIBUAN WARGA NAHDLIYIN & MUHAMMADIYAH PUTIHKAN KOTA SURABAYA JATIM' merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More