Beredar kabar yang menarasikan bahwa ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menghadiri kampanye Anies Baswedan - Yenny Wahid di Surabaya, Jawa Timur.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 244 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 21 Juni 2023.
"Surabaya Jatim Putih TotalWarga Nahdliyin & Muhammadiyah Hadiri Kampanye Akbar Anies-Yenny " begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (3/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"KAMPANYE AKBAR ANIES-YENNY WAHID
RIBUAN WARGA NAHDLIYIN & MUHAMMADIYAH PUTIHKAN KOTA SURABAYA JATIM"
Namun begitu, apakah benar ribuan warga NU dan Muhammadiyah hadiri kampanye Anies-Yenny di Surabaya?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait ribuan warga NU dan Muhammadiyah yang menghadiri kampanye Anies-Yenny di Surabaya.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Anies Baswedan dan Yenny Wahid menggelar kampanye di Surabaya.
Baca Juga: Prediksi Skor Persik Kediri vs Borneo FC di Pekan Perdana BRI Liga 1
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan bahwa ribuan warga NU dan Muhammadiyah hadiri kampanye Anies-Yenny di Surabaya.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'KAMPANYE AKBAR ANIES-YENNY WAHID, RIBUAN WARGA NAHDLIYIN & MUHAMMADIYAH PUTIHKAN KOTA SURABAYA JATIM' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Panji Gumilang Terancam Pidana Hukuman Mati karena Terlibat Sindikat Terorisme
-
CEK FAKTA: Polda Metro Tangkap Ratusan Anak Buah Panji Gumilang
-
Alasan Bawaslu Tak Bisa Tindak Ganjar, Anies Dan Prabowo Meski Ketiganya Sering Safari
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Jumpa Pers Ungkap Pesan Terakhir
-
Pakar Sebut Khofifah Jadi Cawapres Perempuan Paling Potensial di Pilpres 2024, Alasannya?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA