Suara.com - Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono meyakini Presiden Joko Widodo tidak akan berpaling memberikan dukungan ke Prabowo Subianto. Ia optimis Jokowi mendukung pencapresan Ganjar Pranowo.
Keyakinan Mardiono didasarkan dua hal. Pertama ialah sikap Jokowi yang hadir pada acara deklarasi Ganjar sebagai calon presiden oleh PDI Perjuangan di Batutulis, Bogor, 21 April 2023.
"Kemudian kedua, saya yakini karena Pak Jokowi juga seorang kader dari PDIP," kata Mardiono usai menghadiri pembukaan Pendidikan Kader Nasional III Genarasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) di Hotel Kaisar, Jakarta Selatan, Senin (3/7/2023).
Atas dasar itu, Mardiono optimis Jokowi memiliki komitmen untuk ikut arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam mendukung pencapresan Ganjar.
"Ya tentu beliau memiliki dedikasi dan komitmen politik sebagai kader PDIP," ujar Mardiono.
Tetapi menjadi penting diperhatikan selain sebagai kader partai, Jokowi juga tercatat masih menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan. Karena itu, menurut Mardiono, menjadi penting bagi Jokowi yang seorang presiden untuk menjadi stabilisator perpolitikan nasional.
"Termasuk di dalamnya yang sering disebut, yaitu cawe-cawe. Jadi kalau presiden itu tidak cawe-cawe terhadap perhelatan yang menjadi agenda-agenda besar bangsa ini, ya namanya bukan presiden gitu ya. Karena itu apapun yang terjadi di tanah air kita ini adalah presiden berkewajiban untuk ikut cawe-cawe itu," tutur Mardiono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini