Suara.com - Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08 Fauzi Badila mengungkapkan alasan pihaknya menemui Pro Jokowi (Projo) hari ini.
"Tim memang harus silaturahmi ya ke Projo dan juga dengar pendapat, masukan," kata Fauzi di Kantor DPP Projo, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2023).
"Kemudian ada pemikiran-pemikiran yang mungkin kami juga belum tahu, dan harus kami lakukan. Kami sekarang sedang berguru," tambah dia.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Koordinator Rumah Relawan Prabowo 08 Haris Rusli Moti mengatakan pertemuan ini juga didasari dengan kedekatan antara pihaknya dengan jajaran Projo.
"Pak Budi Arie ini sahabat lama saya. Sama-sama di 98. Pilihan pertama kami datang ke Projo ini karena kami ada kesamaan ruh, ada kesamaan frekuensi lah soal kebangsaan maupun dalam soal politik," tutur Haris.
"Projo bagi kami satu frekuensi hari ini. Dalam soal ini, kami harapkan ke depan ini irama ini sejalan dalam soal kebangsaan maupun soal pilpres nanti," lanjut dia.
Haris mengatakan pihaknya akan menunggu keputusan Projo dalam hal dukungan terhadap bakal calon presiden yang akan ditentukan Projo pada Oktober mendatang melalui rapat kerja nasional (Rakernas).
Dalam pertemuan ini, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi didampingi oleh Sekretaris Jenderal Projo Handoko, Bendahara Umum Projo Panel Barus, dan jajarannya.
Selain itu, Fauzi Badila selaku Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08 juga didampingi wakilnya, Haris Rusli Moti bersama Ricky Tamba dan Abu Janda.
Baca Juga: Bertemu Relawan Prabowo, Projo Juga Akui Membuka Diri dengan Relawan Ganjar
Berita Terkait
-
Bertemu Relawan Prabowo, Projo Juga Akui Membuka Diri dengan Relawan Ganjar
-
Jam Terbang Pesawat Tempur Bekas Mirage Diklaim Bisa Dipakai 15 Tahun Lagi, Prabowo: Baru 30 Persen Flying Hours
-
Markas Disambangi Relawan Prabowo, Projo Belum Tentukan Dukungan Capres: Belanda Masih Jauh, Slow But Sure
-
Banyak yang Nyinyir Gegara Beli Pesawat Tempur Bekas, Menhan Prabowo: Seolah-olah Mau Macam-macam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?