Suara.com - Aliansi Rakyat Menggungat yang didominasi emak-emak kritik Presiden Jokowi setelah anak hingga menantunya ikut terjun ke politik. Kritik pedas itu disampaikan para emak-emak saat menggelar demonstrasi di Simpang Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sore ini.
Presidium Aliansi Rakyat Menggugat, Marina mengatakan pemerintahan di bawah Jokowi banyak melanggar konstitusi, termasuk dengan anak dan menantu Jokowi menjadi kepala daerah.
"Pemerintah sudah banyak melanggar konstitusi dan keluarganya sudah banyak KKN, seperti dinasti anaknya, menantunya menjabat sebagai kepala daerah padahal beliau (Jokowi) masih menjabat," kata Marina, Jumat (7/7/2023).
"Tuntutannya agar hentikan politik dinasti. Hentikan dan usut KKN keluarga Jokowi dan hentikan politik dinasti," lanjut dia.
Dalam demontrasi itu, Marina juga menuntut penyelesaian perkara korupsi BTS Kominfo yang menjerat salah satu tersangkanya ialah Sekretaris Jenderal NasDem nonaktif, Jhonny G Plate.
"Jangan cuma NasDem saja yang diusut," ucap Marina.
Dia menjelaskan alasan Aliansi Rakyat Menggugat melakukan aksi di Simpang Semanggi ialah agar banyak masyarakat yang memahami isi tuntutan mereka.
"Karena ini jantungnya ibu kota, agar semua tahu, tapi kami tegaskan bahwa ini adalah aksi damai. Hanya memberi tahu kepada masyarakat bahwa negeri ini sedang tidak baik-baik saja," tandas Marina.
Kritik Jokowi Lewat Poster
Baca Juga: Membaca Arah Dukungan Jokowi di Pilpres 2024: Lebih Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar
Diketahui, puluhan ibu-ibu dengan beratasnamakan Aliansi Rakyat Menggungat menggelar aksi di persimpangan Sarinah, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.
Mereka terlihat membawa poster dan banner yang berisi kritik terhadap Presiden Joko Widodo.
Di tengah cuaca gerimis, massa aksi membentangkan banner dan poster di hadapan para pengendara ketika lampu merah menyala.
"KKN Ganas di Era Jokowi," demikian tertulis pada banner besar yang dibawa massa aksi.
"Korupsi = Teroris, Penghancur Kehidupan Bangsa," tertulis dalam banner besar lainnya.
Selain itu, mereka juga menampilkan wajah putra sulung Jokowi yang menjadi Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, menantu presiden yang menjabat sebagai Walikota Medan Bobby Nasution, dan putra bungsu Jokowi yang digadang-gadang akan maju dalam Pilkada Kota Depok Kaesang Pangarep. Terlihat ada tanda silang dinutupi wajah ketiga anggota keluarga Jokowi tersebut.
Pantauan Suara.com di lokasi, arus lalu lintas dari keempat arah pada persimpangan ini masih ramai lancar.
Berita Terkait
-
Membaca Arah Dukungan Jokowi di Pilpres 2024: Lebih Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar
-
Aksi Kritik Jokowi di Jakarta, Anak hingga Suami Puan Maharani Dibawa-bawa
-
Puluhan Ibu-ibu Aksi Kritik Jokowi di Simpang Sarinah, Poster Muka Kaesang hingga Bobby Dicoret
-
Rapat Bahas Pembebasan Pilot Susi Air yang Disandera OPM, Jokowi: Jangan Dilihat Kita Diam Ya!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi