Mahfud MD angkat bicara
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD ikut angkat bicara mengenai eksepsi Johnny Plate yang menyeret nama Jokowi.
Ia menyebut, arahan presiden yang disebut Johnny dalam eksepsinya adalah untuk digitalisasi pemerintahan.
Menurut dia, arahan tersebut disampaikan kepada semua Menteri, tak hanya Johnny Plate, karena presiden menginginkan layanan pemerintahan berbasis elektronik jadi prioritas semua kementerian.
“Saya juga hadir dalam rapat yang ada arahan-arahan itu. Tetapi itu arahan kebijkan yang menjadi bagian dari arahan umum untuk digitalisasi pemerintahan,” kata Mahfud dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (4/7/2023) petang.
Politikus Demokrat bela Plate
Eksepsi Johnny G Plate yang seret nama Jokowi ditanggapi oleh salah satu Politikus Partai Demokrat, Yan Harahap.
Ia membela Plate dengan menyebut kalau proyek pengadaan Menara BTS 4G itu memang dilakukan atas perintah dari Jokowi.
Yah bercermin pada pernyataan Jokowi sebelumnya yang mengatakan bahwa tidak ada visi misi Menteri, namun yang ada adalah visi misi presiden.
Baca Juga: Arah Dukungan Jokowi di Pilpres 2024, Pengamat: Lebih Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar
Plate dinilai beri sinyal ada pelaku lain
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah mada yang juga pegiat antikorupsi Zainal Arifin Mochtar ikut mengomentari eksepsi Johnny G Plate.
Menurut dia, melalui eksepsinya, politikur Partai NasDem itu tengah berupaya memberi sinyal kalau ada pelaku lain dalam kasus dugaan korupsi itu.
Dengan begitu, menurut Zainal, Johnny G Plate juga tengtah memperikan pesan pada publik bahwa proyek BTS yang menjadi bancakan itu merupakan program dari negara.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Sosok Ini Ungkap Momen Jokowi Pernah Tampak Hina di Mata Prabowo: Hati-hati
-
Luhut Ngamuk RI Diserang Negara Maju Gegara Hilirisasi: Hei! Ini Indonesia Baru, Indonesia Maju
-
Arah Dukungan Jokowi di Pilpres 2024, Pengamat: Lebih Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar
-
Mencuat Soal Cawe-cawe IKN untuk Siapa, Pengamat Singgung Tujuan IKN Dibangun: Apakah Demi...
-
Dikabarkan Alami Pendarahan Otak, Cak Nun Kena Cibiran Netizen: Semoga Sembuh Biar Bisa Bertobat
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan
-
Gara-Gara Barang Tertinggal, Penumpang Tahan Pintu Whoosh hingga Kereta Telat Berangkat
-
ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama
-
Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota untuk Magang Nasional 2026
-
Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat
-
Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi
-
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang Bandel: Mereka Meludahi Pengorbanan Pahlawan!
-
Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 11,4 Triliun Hasil Satgas PKH: Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah
-
Menko Yusril: Kami Dengar Riza Chalid Ada di Malaysia