Suara.com - Seorang pelajar SMP berinisial RZ (14) tewas dengan luka bacok akibat aksi tawuran di Jalan Mangga Dua Selatan, Sawah Besar Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/7/2023).
Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar, AKP Sholeh mengatakan, RZ tewas akibat sabetan senjata tajam di bagian kepala, paha dan dada.
"Iya benar, ada pelajar yang baru masuk SMP tewas dengan inisial RZ," kata Sholeh saat dikonfirmasi, Minggu (9/7/2023).
Sholeh mengatakan, RZ sempat dilarikan ke Rumah Sakit Husada. Namun nahas nyawanya tidak dapat tertolong.
Hingga saat ini polisi masih mendalami motif tawuran yang dilakukan oleh para pelajar ini.
Sholeh juga menduga, sebelum terlibat bentrok, para remaja ini sudah berjanjian di sosial media.
"Biasanya mereka tawuran dari medsos dan kita belum tahu motifnya," katanya.
Berita Terkait
-
Sudah Janjian Tawuran, Puluhan Remaja di Kembangan Diciduk Polisi
-
15 Pelajar dari Luar Bandar Lampung Ditangkap saat Hendak Tawuran di Telukbetung Selatan
-
Dua Kelompok Ormas Bentrok Di Cilincing, Polisi Periksa 9 Saksi
-
Malang Mencekam, Seorang Mahasiswa Meninggal Diduga Dikeroyok Berujung Tawuran
-
Apes, Akibat Salah Sasaran Remaja di Depok Harus Berurusan dengan Polisi
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua