Suara.com - Sunar (31), pria berkebutuhan khusus di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat menjadi sasaran aksi perundungan alias bullying sejumlah remaja. Peristiwa bullying itu sempat viral setelah video yang menayangkan aksi itu beredar di media sosial.
Kakak Sunar, Kusnan (49) mengatakan jika adiknya Sunar memang kerap diganggu sejumlah anak-anak di sekitar rumahnya, khusnya di sekitar Jalan Baladewa.
"Memang adik saya sering diledek sama anak-anak Baladewa. Itu hampir tiap hari di-ledekin,” kata Kusnan, saat ditemui Suara.com di lokasi, Senin (10/7/2023).
Sunar pun mengaku tak terlalu mempermasalahkan jika adiknya diledek anak-anak di sekitar rumahnya. Pasalnya, ia menyadari sang adik memiliki keterbatasan. Namun, Sunar kecewa dengan para pelaku perundungan yang merekam saat adiknya dianiaya dan berakhir viral di media sosial.
"Nah kemarin tuh pas entah kenapa mereka ngeledek sambil di-videoin sampe viral,” ucapnya.
Kusnan mengaku pihak keluarga tidak melaporkan hal ini kepada pihak polisi. Namun lantaran viral, polisi yang mencari para pelaku.
“Bukan dari pihak keluarga, tapi pihak polisi langsung yang nyari,” ungkapnya.
Sunar pun menjelaskan soal video viral saat adiknya dibully oleh sejumlah remaja. Dia pun mengaku adiknya tak sampai mengalami luka serius meski sempat ditendang hingga disiram air oleh para pelaku.
"Emang gak ada kekerasan yang membahayakan cuma disiram air, terus ditendang dan dipukul biasa cuma tapi itu meluas," katanya.
Baca Juga: Terungkap Masa Lalu CEO FIFTY FIFTY, Pernah Lindungi Idol Korban Bullying
Saat disinggung soal sang adik yang disebut kerap melempar batu ke tongkrongan remaja di sekitar rumahnya. Kusnan mengatakan, tidak mungkin adiknya yang keterbelakangan mental bisa berbuat seperti itu tanpa ada sebabnya.
“Semua ada sebabnya. Kalo gak ada penyebabnya gak mungkin,” ucapnya.
Walau sempat viral, para pelaku bullying tersebut tidak diproses secara hukum. Kasus itu telah diselesaikan secara kekeluargaan setelah polisi setempat memediasi keluarga korban dan keluarga para pelaku.
"Tadi udah selesai. Udah damai sama Polsek Johar Baru,” tutup Kusnan.
Berita Terkait
-
Korban Bullying Bakar Sekolah, KPAD Kritik Cara Polisi Munculkan Pelaku: Bertentangan dengan UU Anak
-
Polisi Dituding Kasih Perlakukan Berbeda Antara Mario Dandy dengan Korban Bullying yang Bakar Sekolah
-
Jangan Dibiarkan! Kenali 5 Tanda Anak Sedang Mengalami Pembullyan
-
Kondisi Terikat di Pohon dan Disiram Air Got, Emak-emak Tolong Siswa Diduga Korban Bullying: Pasrah Nih Anak
-
Nangis-nangis Minta Maaf, Istri Polisi yang Bully Ameena Idiot Dicurigai Baca Teks: Dimarahi Suami Nih Pasti
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK