Potret polisi dengan senjata laras panjang berada di samping korban bullying yang membakar sekolahnya jadi sorotan publik. Institusi kepolisian dapat kritik pedas dari publik.
Siswa inisial AR (13) yang jadi korban bullying ditetapkan Polres Temanggung sebagai pelaku pembakaran SMP Negeri 2 Pringsurat Kabupaten Temanggung, pada Selasa (27/6) dini hari.
Terkuat alasan AR berani untuk membakar sekolahnya lantaran sakit hati menjadi korban bullying. Tak hanya rekan-rekannya yang melakukan bullying, guru juga ikut terlibat menurut pengakuan AR.
Selain itu, AR juga sempat mencalonkan diri sebagai ketua PMR di SMP 2 namun ia tak terpilih. Menurut keterangan pihak kepolisian, AR dianggap tak mampu oleh rekan-rekannya.
Dendam kesumat karena jadi korban bullying, AR pada Selasa dinihari membakar sekolah, tempatnya mencari ilmu.
Yang kemudian jadi sorotan publik ialah foto saat Polres Temanggung gelar perkara kasus ini. Di laman sosial media, AR tampak dipakaikan penutup wajah bak seorang teroris.
Disampingnya, ada seorang polisi dengan senjata laras panjang. Foto ini yang mendapat kritik tajam dari publik di laman sosial media.
"Sama-sama anak dibawah umur, tapi beda diperlakuannya," cuit salah satu netizen di Twitter komentari foto tersebut.
"Lebay bener ampe bawa bawa senjata laras panjangg," timpal akun lainnya.
Baca Juga: 5 Pelaku Bullying di Cianjur yang Viral Ditangkap Polisi, 2 Orang Masih Diburu
Salah satu netizen juga ada yang singgung kasus Mario Dandy dan pelaku anak AG.
"Ini anak dibawah umur ga perlu lah dibawa ke konpers walaupun ditutup mukanya. Apalagi yg jaga full gear pake senpi gitu. Yang nginjek pala anak orang aja ga dijagain full gear + senpi. Si AG malah ga dibawa konpers," tambah netizen lain.
"Ga membenarkan perilakunya, tapi AG pacarnya mario kemarin kok ga diginiin kan sama2 anak katanya? Si Mario jg ga di jaga laras panjang, mana borgolnya sistem lepas pasang sesuk hati," sambung akun lainnya.
Berita Terkait
-
Anak Camat dan Caleg di Cianjur Asyik Pesta Narkoba, Polisi Amankan Barang Bukti Ini
-
32 Personel Polres Langkat Naik Pangkat, Kapolres: Jaga Kamtibmas
-
Fakta Miris Siswa SMP di Temanggung Bakar Sekolah Gegara Dibully
-
Polisi Tangkap Pelaku Perdagangan Orang di Samarinda, 2 Tersangka Masih di Bawah Umur
-
Polisi Dilarang Lakukan Intimidasi, Ancaman, Siksaan Fisik dan Psikis, Untuk Mendapatkan Informasi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tawarkan Sensasi Nostalgia, Game Terbitan Rockstar Ini Lagi Diskon 75 Persen di Steam
-
Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza
-
Viral Rumah Angker Disulap Jadi Kos-kosan Mewah, Untung Rp336 Juta per Tahun
-
Kadis ESDM Jatim Resmi Ditahan, Khofifah: Saya Hormati Proses Hukum
-
Di Balik Julukan Gotham City, Medan Punya Kehangatan yang Selalu Kurindu
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Derbi Merseyside Hingga Man City vs Arsenal
-
Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?
-
Bocah Dua Tahun Meregang Nyawa, Recall Hyundai Palisade Juga Berlaku di Indonesia?
-
Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk
-
Seni Healing Tipis-tipis: Mengapa Ketenangan Tidak Harus Selalu Dicari ke Luar Kota