Suara.com - Sebuah mobil Suzuki Ertiga berplat nomor B 2103 BZL nyangkut di bantaran Kali Mookervart, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (11/7/2023).
Pengemudi mobil bernama Domi merupakan sopir taksi online. Dia menuturkan sebelum tersangkut sempat mengikuti petunjuk arah dari google maps.
“Saya ngikutin arah google maps, saat itu mau jemput penumpang,” kata Domi, di lokasi, Selasa (11/7/2023).
Saat itu, Domi mengaku melewati jalur yang tidak semestinya. Jalur yang dilewatinya ternyata tidak bisa dilewati kendaraan lantaran jarak bantaran kali dengan aspal cukup lumayan tinggi.
Domi yang tidak mengetahui hal tersebut, ternyata malah lewat jalur tersebut. Karena diarahkan oleh Google Maps, dan disekitar lokasi tidak adanya rambu atau petunjuk jalan yang menandakan tidak bisanya mobil melintas di jalan tersebut.
“Seharusnya lokasi ini diberikan rambu mobil dilarang masuk, atau ditutup permanen. Supaya gak ada lagi mobil yang melintas,” ucapnya.
Akibat peristiwa ini, mobil Domi mengalami kerusakan di bagian bumper.
Kekinian mobil Domi dapat dievakuasi usai mendapat bantuan dari pihak Suku Dinas Perhubungan menggunakan mobil derek.
Baca Juga: 4 Tahun Tanpa Kabar, Warga Cinderejo Lor Tagih Janji BBWSBS Soal Penataan Bibir Kali Anyar Timur
Berita Terkait
-
Penataan Sisi Timur Kali Anyar Bisa Munculkan Destinasi Wisata Baru, Warga: Ekonomi Masyarakat Terdongkrak
-
Pengamat Lingkungan UNS Nilai Pembangunan Talud Kali Anyar Tanggung Jawab BBWSBS
-
4 Tahun Tanpa Kabar, Warga Cinderejo Lor Tagih Janji BBWSBS Soal Penataan Bibir Kali Anyar Timur
-
Tes Kepribadian: Apa yang Dilihat Pertama Kali dapat Membantu Anda Mengenal Diri Anda Lebih Baik
-
Congratulations, Jonathan Rea Cetak Rekor Menang 250 Kali di Pentas WSBK
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Bisa Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal
-
DPR Desak Proses Pidana Oknum Brimob dalam Kasus Tewasnya Pelajar di Maluku Tenggara
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP