Suara.com - Pemeriksaan terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo atas dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi proyek BTS Kominfo membuka tabir baru soal asal usul harta yang dimiliki Dito.
Dito yang baru dilantik menjadi Menpora pada April 2023 lalu pun juga baru menyerahkan hartanya pada Mei 2023 lalu ke KPK. Tercatat, ia memiliki harta senilai Rp 282 miliar. Nilai harta fantastis ini pun melebihi harta yang dimiliki Presiden Jokowi yang berkisar Rp 82,5 miliar.
Pemeriksaan terhadap Dito Ariotedjo ini pun dilakukan demi mengungkap aliran dana korupsi proyek BTS yang juga menyeret Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Nama Dito pun disebut-sebut sempat menerima hadiah berupa uang dari pihak Johnny pasca adanya kesepakatan antara kedua belah pihak. Namun kini, uang yang diduga diterima Dito tersebut masih dalam penyelidikan KPK.
Tak hanya itu, sebagian harta yang dimiliki Dito pun diketahui berasal dari hadiah-hadiah yang diterimanya. Hal ini pun juga mengejutkan pihak KPK karena total harta yang diterima Dito dari hadiah berjumlah hingga Rp 160 miliar.
Lalu, apa saja harta berbentuk hadiah yang dimiliki Dito? Berikut rinciannya.
1. Tanah dan bangunan yang diterima sebagai hadiah seluas 3.623 m persegi/2.828 m persegi di bilangan Jakarta Timur seharga Rp 114, 1 miliar.
2. Tanah dan bangunan yang diterima sebagai hadiah seluas 488 m persegi/236 m persegi, senilai Rp 10 miliar.
3. Tanah dan bangunan seluas 346,65 m persegi/346,65 m persegi yang diterima sebagai hadiah berada di Jakarta Pusat senilai Rp 17,35 miliar.
4. Tanah dan bangunan yang diterima sebagai hadiah seluas 382,13 m persegi/382,13 m persegi di bilangan Jakarta Selatan senilai Rp 20 miliar.
Baca Juga: Jumlah Harta Ketahuan Jomplang, KPK Minta Sejumlah Pejabat Bea Cukai Klarifikasi LHKPN
5. Mobil Toyota Alphard seri 2,5 G keluaran tahun 2019 senilai Rp 900 juta.
Total dari harta Dito yang diterimanya dari hadiah pun berkisar Rp 162 miliar. Nilai hadiah yang fantastis ini pun akhirnya membuat KPK akan mendalami asal harta dan siapa orang yang memberikan hadiah tersebut ke Dito.
KPK pun belum bisa menentukan status harta tersebut karena bentuknya bukan hibah.
"Kita belum lihat siapa yang masih hadiahnya. Namanya juga hadiah, kita belum tahu digolongkan kemana. Pakai istilah hadiah kan kita kaget juga," kata penyidik KPK Pahala Nainggolan saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (18/07/2023).
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Jumlah Harta Ketahuan Jomplang, KPK Minta Sejumlah Pejabat Bea Cukai Klarifikasi LHKPN
-
KPK Telusuri LHKPN Menteri Dito yang Bersumber dari Hadiah
-
Garap Proyek Baru, Amanda Manopo Dapat Hadiah Mobil Alphard dari Arya Saloka, Cek Faktanya
-
Cek Fakta: Detik-Detik Rudy Salim Berikan Hadiah Helikopter untuk Bulan Madu Fahmi Husaini dan Norma Risma
-
Gala Sky Ulang Tahun, Fuji Utami Spill Kado dari Doddy Soedrajat
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah