Suara.com - Kabar mengejutkan kembali datang dari dunia hiburan. Artis Bobby Joseph dikabarkan kembali ditangkap oleh pihak kepolisian akibat kepemilikan atas narkotika. Joseph ditangkap di kediamannya di Cinere, Depok pada Jumat (21/7/2023) malam. Dari tangan Joseph, polisi mengamankan barang bukti 0,46 gram tembakau sintetis atau sinte.
Penangkapan Bobby Joseph ini bukanlah yang pertama kali. Ia pernah ditangkap pada Desember 2021 atas kepemilikan narkoba jenis sabu.
Kini, Joseph pun harus berurusan dengan polisi karena mengaku memiliki dan menggunakan tembakau sintetis.
Lalu, apa sebenarnya tembakau sintetis ini? Simak inilah selengkapnya.
Tembakau sintetis adalah salah satu jenis narkotika yang masuk pada golongan I dan tergolong dalam new psychoactive substance atau NPS.
Cara kerja sinte dan reaksi tubuh terhadap sinte ini pun mirip dengan cara kerja ganja. Namun, efek penggunaannya justru sangat berbeda.
Penelitian yang dilakukan mengungkap bahwa zat kimia yang ada di dalam tembakau sintetis dapat menempel pada reseptor sel saraf manusia dan zat psikoaktif pada tembakau sintetis menempel lebih kuat pada reseptor sel saraf otak. Hal itu dapat menimbulkan efek yang jauh lebih kuat dibandingkan zat THC yang terkandung dalam ganja.
Sinte ini sendiri sering dicampur dengan zat lain. Untuk mengelabui pihak berwajib, para produsen sinte ini sengaja mencampur sinte dengan daun-daunan kering lainnya agar tidak terdeteksi bahwa itu adalah sinte.
Kebanyakan para pengguna sinte ini pun mengaku mereka hanya mengonsumsi obat herbal biasa, padahal obat tersebut adalah sinte.
Efek paling berbahaya dari penggunaan sinte ini pun adalah munculnya keinginan bunuh diri akibat halusinasi yang berlebihan. Penggunaan sinte secara terus menerus pun dapat menimbulkan efek pemikiran delusi.
Baca Juga: 5 Fakta Aksi Nekat Emak-emak Gerebek Markas Narkoba di Jambi, Geram Polisi Tak Bertindak
Secara fisik, sinte ini juga berpengaruh terhadap kerja organ tubuh, seperti detak jantung meningkat, rasa cemas yang berlebihan, rasa mual dan muntah, kebingungan luar biasa, hingga rasa ingin mengakhiri hidup.
Sinte yang termasuk dalam narkoba golongan I ini tidak boleh dipergunakan dalam tujuan apapun kevuali tujuan penelitian kesehatan seperti yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009.
Zat berbahaya yang terkandung dalam sinte ini dianggap sebagai musuh baru anak bangsa.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
5 Fakta Aksi Nekat Emak-emak Gerebek Markas Narkoba di Jambi, Geram Polisi Tak Bertindak
-
Emak-emak Turun Tangan Gerebek Diduga Tempat Pesta Narkoba: Harus Naik Pangkat
-
Polisi Datang, Bobby Joseph Sempat Sembunyikan Tembakau Sintetis
-
Dulu Sabu, Bobby Joseph Kini Ditangkap Gara-Gara Positif Tembakau Sintetis
-
Lagi, Bobby Joseph Tertangkap dalam Kasus Narkoba
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Jakarta Dikepung Banjir Lagi: Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Cengkareng Terendam Air 1 Meter
-
Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap
-
Jelang Ramadan, Pemerintah Rapat Inflasi: Pasokan Pangan Dijaga, Diskon Transportasi Disiapkan
-
Dorong Petani Melek Teknologi, Upaya Modernisasi Pertanian di Desa Ngadirejo
-
Menteri PPPA Akui Biaya Visum Korban Kekerasan Seksual Belum Sepenuhnya Ditanggung Negara
-
Diperiksa 8 Jam, Eks Stafsus Menag Gus Alex Langsung 'Ngacir' Naik Motor dari Gedung KPK
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
-
Setelah Ciliwung, Pramono Anung Kebut Normalisasi Kali Cakung Lama Demi Tangkal Banjir Jakarta
-
Si Jago Merah Mengamuk di Kedubes Italia Menteng, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Ruang Server
-
SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah