Suara.com - Satu orang tewas dalam kebakaran sebuah rumah di Jalan Jatisari, Kelurahan Pongangan, Gunungpati, Kota Semarang, yang terjadi pada Jumat (28/7) pagi.
Korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut diketahui bernama Sukeri (65) yang sedang dalam kondisi sakit stroke.
Menurut saksi, Handi (55), kejadian kebakaran diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB.
"Saya melihat kepulan asap tebal dari dalam rumah, kemudian pintu saya dobrak," kata tetangga korban yang rumahnya bersebelahan langsung itu.
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berdatangan untuk memadamkan api yang sudah cukup besar itu.
Menurut dia, warga secara swadaya memadamkan api yang membakar rumah di tengah perkampungan dengan peralatan seadanya.
Handi mengatakan korban tinggal bersama anak dan menantunya.
"Anak-anaknya sudah berangkat bekerja sejak pagi," katanya.
Ia menduga korban sengaja membakar tempat tidurnya akibat emosi yang dipicu sakit yang diderita.
Baca Juga: Kebakaran Rumah Di Pondok Bambu Jaktim, Satu Orang Tewas
Ia menyebut kejadian tersebut bukan yang pertama kali terjadi.
"Sebelumnya juga sama, tapi sempat dipergoki anaknya," katanya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas ke RS Dr Kariadi Semarang.
Sementara petugas Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (Antara)
Berita Terkait
-
Kebakaran Rumah Di Pondok Bambu Jaktim, Satu Orang Tewas
-
SPBU Pesanggrahan Kebakaran, Polisi Sebut Kabel di Mesin Pengisian Cuma Diisolasi
-
SPBU Pesanggrahan Terbakar Akibat Korsleting Listrik di Mesin Pengisian Bensin: Langsung Meledak saat Dinyalakan
-
Sempat Ada Ledakan, Detik-detik Kebakaran di SPBU Pesanggrahan Jaksel yang Diduga Bermula karena Ini
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi