Suara.com - Sering kali umat muslim tidak menyadari jika perbuatan yang dilakukannya bisa menimbulkan dosa. Salah satu yang kerap diabaikan adalah seorang wanita yang memakai parfum berlebihan.
Dalam salah satu dalil disebutkan jika para wanita dilarang untuk merias diri secara berlebihan ketika keluar rumah, salah satunya soal memakai wewangian. Apalagi jika tujuannya untuk menarik perhatian dari orang lain.
"Hei perempuan-perempuan yang beriman, kalau kalian masih berasa punya iman, maka jangan kalian keluar untuk tampil sengaja pengen dilihat orang," kata Ustaz Adi Hidayat melalui unggahan kanal YouTube-nya pada Sabtu (5/8/2023).
"Jadi apa pun bentuknya, baik perhiasan, pakaian, juga termasuk parfum, yang ketika dikenakan dia diniatkan supaya dilihat orang," imbuhnya.
Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar para wanita memakai parfum yang wanginya menyegarkan dan normal sehingga tidak membuat orang lain gagal fokus kepadanya.
"Jadi kalau mau pakai parfum yang menyegarkan, cari parfum yang normal, yang biasa. Anda bisa ukur kalau Anda lewat enggak bikin orang gagal fokus," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Lebih mendetail, Ustaz Adi Hidayat memapaparkan bahwa kebiasaan memakai perhiasan hingga parfum berlebihan adalah kebiasaan kaum jahiliyah.
"Maka itu disebut kebiasaan jahiliyah, orang jahiliyah itu dahulu wanitanya kalau keluar rumah tampil-tampil supaya terlihat oleh laki-laki, ada yang pakai gelang di kaki supaya kedengaran," bebernya.
Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Jelaskan soal Sunnah Rasul di Malam Jumat untuk Suami Istri, Ternyata Tidak Ada?
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau
-
Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar
-
Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya