Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merelokasi 58 kabel fiber udara yang berada di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat. Kini, kabel utilitas tersebut dipindahkan ke bawah tanah lewat sistem jaringan utilitas terpadu (SJUT).
Ketua Sub Kelompok Pemeliharaan Bidang Saranan dan Prasarana Utilitas Kota Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Ahmad Sapii menyebut relokasi ini dilakukan lantaran terdampak pembangunan MRT Jakarta fase 2A CP 202.
“Kami kerahkan 12 personel berikut dua kendaraan operasional," ujar Ahmad Sapii dalam keterangannya, dikutip Selasa (8/8/2023).
Ahmad Sapii mengatakan, pihaknya sempat menutup ruas Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk selama lima menit. Menurutnya hal ini merupakan prosedur penting agar kabel yang terpotong tak mengenai para pengendara.
“Kabel fiber optik yang kita potong itu sudah tidak aktif. Sebagai gantinya, kabel yang aktif kita relokasi ke bagian utilitas bawah tanah," urai dia.
Lebih lanjut, Ahmad Sapii menerangkan bahwa pihaknya terus melakukan jaringan utilitas dengan menurunkan kabel udara ke bawah tanah secara bertahap pada sejumlah lokasi lain.
“Kita lakukan bertahap. Karena relokasi membutuhkan waktu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Dorong Petaka Kabel PT Bali Towerindo Sentra Jerat Sultan Diselesaikan Secara Mediasi
-
Sebelumnya Aktif Jadi Atlet Kriket, Mental Sultan Down dan Tubuh Kurus Usai Jadi Korban Jerat Kabel Optik
-
Kunjungi Sultan Rif'at, Mahfud MD Minta PT Bali Towerindo Sentra Tak Defensif: Lakukan Pendekatan Manusia!
-
Jenguk Korban Jeratan Kabel Optik, Mahfud MD: Kondisi Sultan Berangsur Membaik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
"Celana Saya Juga Hancur", Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas