Suara.com - Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat mengaku mendukung pernyataan Rocky Gerung yang mengkritik pemerintah.
Jumhur menilai pernyataan Rocky Gerung yang sempat menyebut "bajingan tolol" dalam memberi kritik terhadap pemerintah didasari oleh argumentasi yang bagus.
"Rocky Gerung itu yang saya kenal pribadi, dia orangnya sangat tidak peduli personal. Dia hanya peduli soal kebijakan," kata Jumhur di Sekretariat Bersama Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB), Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2023).
"Setiap orang yang dia kritik habis, begitu selesai tidak menjabat, ya enggak diapa-apain sama dia, tapi sahabatnya dia pun, ketika menjabat, dihabisi juga," tambah dia.
Senada dengan Rocky, Jumhur juga menyebut bahwa banyak kebijakan-kebijakan yang dia sebut sebagai 'bajingan tolol'.
"Omnibus law adalah kebijakan bajingan dan tolol, arogan, sombong. Saya bisa pastikan itu," tegas Jumhur.
Menurut dia, Rocky justru ikut merasakan kejengkelan yang dialami oleh kaum buruh sehingga kerap melontarkan kritik terhadap pemerintah.
Dengan begitu, Jumhur mengecam keras teror-teror yang terjadi terhadap Rocky akibat kritik yang disampaikannya.
"Teror-teror yang saya dengar ada, itu tidak boleh ada lah, tidak boleh terjadi," tandas Jumhur.
Berita Terkait
-
Satu Juta Buruh Bakal Gelar Unjuk Rasa di Sepanjang Jalan Sudirman Jakpus pada 10 Agustus
-
Ustaz Yahya Waloni Ungkap Alasan Rocky Gerung Belum Mualaf Padahal Circle Muslim: Dia Punya Pegangan
-
Imbas 'Hina' Jokowi, Rumah Rocky Gerung Dilempari Telur Busuk hingga Pagar Dirusak
-
Fakta-fakta di Balik Pembakaran Bendera PDIP: Diduga Aksi Bela Rocky Gerung
-
Nenek-nenek Geruduk Rumah Rocky Gerung Buntut Hina Jokowi, Ternyata Dibayar Rp100 Ribu: Rezeki Masa Ditolak?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir