Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung kembali mendapat sorotan usai kontroversi 'hina' Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pria yang juga akademisi itu rupanya tak hanya dikenal di kalangan politisi, namun juga ulama.
Salah satunya Ustaz Yahya Waloni yang mangaku sempat menjadi teman satu gereja Rocky Gerung. Ustaz Yahya Waloni sendiri merupakan seorang mualaf yang kini menjadi pendakwah.
Pada sebuah dakwahnya yang diunggah di kanal YouTube Al Faruq Channel 411, Ustaz Yahya menyebutkan bahwa meski dekat dengan banyak pendakwah, Rocky tetap tak masuk Islam karena pandangannya sendiri.
"Banyak orang tanya kok Rocky Gerung enggak bisa masuk Islam, saya jawab pertama berdialog dengan Rocky Gerung harus tahu persis jati diri Rocky Gerung, letakkan Rocky Gerung letakkan pada budaya, siapa ustaz yang paling tepat? saya sama-sama dari Manado," ujar Ustaz Yahya.
"Pahami Rocky Gerung dudukan dia daam perspektid filosofis, yang ketiga pahami Rocky Gerung secara intelegen," imbuhnya.
Lebih lanjut Ustaz Yahya menyatakan bahwa dalam mendekati orang seperti Rocky maka perlu pendekatan scientifik.
"Saya lihat di podcast Rhoma Irama, saya bilang waduh berat to the point dengan Islam Rhoma. Rhoma kan punya keyakinan, Rocky punya pegangan, apa pegangan dia? mother of science dia punya pegaruh kuat, dia bangga dia sombong menguasi berbagai pemahanan sekuler, cari yang tidak teologis banyak kok di Al Quran," kata Ustaz Yahya.
"Bilang ke UAS [Ustaz Abdul Somad] kalau sama Rocky cari ayat yang universal mengandung science mati kutu dia itu, kalau dia sudah tersentuh umpan balik nanti dia berpikir," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup
-
AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh