Suara.com - RH (22) seorang karyawan di Bengkalis menjadi tersangka karena aksinya memasang bendera di leher seekor anjing dan aksinya tersebut dinilai menghina Bendera Merah Putih.
Aksi penghinaan terhadap bendera tersebut bukanlah aksi yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, telah muncul beberapa aksi yang viral tersebar di media sosial.
1. Memasang Bendera di Leher Anjing
Aksi melilitkan bendera Merah Putih di leher anjing yang dilakukan oleh RH di Bengkalis sedang jadi perbincangan hangat.
RH mengaku bahwa ia sengaja memasangkan anjing tersebut bendera Merah Putih dengan mengatasnamakan negara demokrasi.
“Dia mengatakan bahwa negara ini demokrasi, biar sajalah anjing itu merdeka.” jelas Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Firman Fadhilah.
Atas tindakannya, RH dilaporkan dengan Pasal 66 UU No. 24/2009.
"Tersangka melanggar Pasal 66 Undang-Undang Negara Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan," ujar Firman di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Minggu (13/8) seperti dikutip dari Antara.
RH pun mengakui kesalahannya dan meminta maaf. RH bersedia menerima konsekuensi dan tidak bermaksud melecehkan simbol negara dengan aksinya.
Baca Juga: Pria Kalungkan Bendera Merah Putih ke Leher Anjing Minta Maaf, Salahnya di Mana?
2. Bendera yang Disikat dengan Sikat WC
Aksi pelecehan terhadap bendera Merah Putih juga sempat terjadi di tahun 2020. Sebuah video yang beredar memperlihatkan seseorang meletakkan Bendera Merah Putih di lantai dan disikat dengan sikat WC.
Video yang diunggah pada 30 Agustus 2020 itu juga memperlihatkan bendera Merah Putih yang diinjak, ditimpa dengan tanah, dan dibakar, dimasak, serta dipakai mengelap kaca. Pelaku berinisial RP (28) pun ditangkap pihak kepolisian.
3. Pembakaran Bendera Merah Putih di Malaysia
Beredar video yang menunjukkan aksi pembakaran bendera merah putih yang viral di TikTok.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy menyampaikan, tim penyelidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Aceh menjelaskan bahwa pelaku adalah warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Malaysia. Sosoknya diduga merupakan orang Aceh.
Berita Terkait
-
7 Fakta Pria Pasang Bendera Merah Putih di Leher Anjing: Jadi Tersangka, Ini Kronologinya
-
Pria Kalungkan Bendera ke Anjing Jadi Tersangka, Hotman Paris: di Mana Unsur Pidananya?
-
Pria di Riau Jadi Tersangka usai Kalungkan Merah Putih ke Leher Anjing
-
Lilit Bendera Merah Putih ke Leher Anjing, Robert Akhirnya jadi Tersangka
-
Pria Kalungkan Bendera Merah Putih ke Leher Anjing Minta Maaf, Salahnya di Mana?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?