Suara.com - Lisensi Miss Universe Indonesia kini udah tidak dipegang lagi oleh perusahaan PT Capella Swastika Karya milik Poppy Capella. Miss Universe Organization (MUO) selaku penyelenggara global telah resmi mengakhiri kerja sama dengan perusahaan milik mantan pedangdut itu.
Keputusan itu merupakan buntut kisruh dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh sejumlah finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang kini dalam proses kepolisian.
Simak jejak lisensi Miss Universe Indonesia yang kini tak lagi dimiliki Poppy Capella berikut ini.
Lisensi Miss Universe Indonesia Dipegang Poppy Capella
PT Capella Swastika Karya dan Poppy Cappella diketahui mulai mengantongi lisensi Miss Universe Indonesia sejak Februari 2023 lalu. Sekitar 6 bulan lalu, eks pedangdut itu secara tiba-tiba menyatakan sebagai pemilik baru kontes kecantikan Miss Universe Indonesia.
Ketika itu dia mengklaim akan melakukan perombakan konsep besar-besar sehingga menghadirkan ajang yang lebih modern dan inklusif.
Poppy juga menggaet sejumlah nama ternama dalam timnya termasuk Rio Wibowo, fotografer kondang yang lebih dikenal sebagai Riomotret. Perubahan itu sebenarnya agak mengejutkan para pencinta beauty pageant karena lisensi sebelumnya dipegang oleh Yayasan Puteri Indonesia (YPI).
Organisasi yang didirikan oleh Mooryati Soedibyo itu bahkan telah memiliki lisensi selama 30 tahun dan secara rutin mengirim wakil dari Indonesia. Biasanya juara pertama Puteri Indonesia-lah yang akan berkompetisi di Miss Universe.
Skandal tersebut sempat memicu perhatian karena pihak YPI merasa dirugikan dalam proses bidding untuk perpanjangan lisensi. Hal itu karena prosesnya berlangsung sangat singkat dan mencurigakan.
Baca Juga: Perjalanan Karier Poppy Capella, Bos Ajang Miss Universe Indonesia yang 'Dipecat' karena Skandal
Bahkan ada tambahan permintaan serta kenaikan harga hingga 1000 persen dalam proses bidding. Belum selesai pembicaraan antara YPI dengan MUO, Poppy Capella mengaku ditunjuk JKN Global sebagai pemilik baru kontes kecantikan sejagad di Indonesia itu.
Konsep Baru Miss Universe Indonesia
Poppy Capella tetap menyelenggarakan Miss Universe Indonesia terlepas permulaannya yang dinilai tidak transparan. Ada 30 finalis yang dijaring dari berbagai daerah Indonesia meski tidak mewakili seluruh wilayah secara merata.
Grand final Miss Universe Indonesia digelar di Beach City International Stadium, Ancol pada 3 Agustus 2023 lalu.
Fabienne Nicole ditetapkan sebagai pemenang dalam acara yang juga disiarkan di televisi nasional itu. Namun keputusan itu sempat menuai kontroversi karena tinggi badan Fabienne yang dinilai kurang ideal dan tidak sesuai persyaratan awal.
Kemudian muncul masalah lain ketika sejumlah finalis Miss Universe Indonesia 2023 mengaku menjadi korban pelecehan seksual saat malam final. Awalnya disebut proses fitting gaun, namun para perempuan itu justru harus menjalani body checking tanpa busana.
Berita Terkait
-
Perjalanan Karier Poppy Capella, Bos Ajang Miss Universe Indonesia yang 'Dipecat' karena Skandal
-
Kasus Dugaan Pelecehan di Miss Universe Indonesia 2023, Polisi Periksa 7 Korban
-
Tubuh Telanjang Finalis Miss Universe Indonesia Bisa Terlihat dari Luar Bilik Tempat Body Checking
-
Deretan Fakta Fabienne Nicole: Kerap Flexing hingga Dituduh Nyogok Miss Universe Indonesia 2023
-
Anak Direktur yang Diduga Nyogok Miss Universe Indonesia 2023, Ini Deretan Fakta Fabienne Nicole
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua