- Presiden Donald Trump menari mengikuti lagu 'YMCA' setelah berpidato di Hebron, Kentucky, memicu perdebatan global.
- Kritik muncul karena kontras antara tarian Trump dan situasi perang AS-Iran yang menyebabkan korban jiwa signifikan.
- Media internasional, seperti LCI Prancis, menyoroti ketidakpedulian presiden di tengah konflik yang meningkat di Timur Tengah.
Suara.com - Di saat kawasan Timur Tengah membara akibat perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, sebuah video yang menunjukkan Presiden Donald Trump justru menjadi sorotan karena alasan yang sama sekali berbeda.
Trump tertangkap kamera asyik menari, sebuah gestur yang memicu perdebatan sengit dan kritikan tajam di panggung global.
Sebuah klip video yang memperlihatkan Trump melakukan joget khasnya, mengepalkan tangan mengikuti irama lagu disko 'YMCA' dari Village People menyebar dengan cepat di media sosial.
Para pengkritik langsung menyoroti kontras yang sangat mencolok antara sikap riang sang presiden dengan realitas perang yang telah merenggut nyawa prajurit AS dan ribuan korban di Iran.
Aksi menari yang dilakukan Trump setelah berpidato di Hebron, Kentucky, pekan ini sontak membelah opini publik.
Para pendukung setianya dari gerakan MAGA membanjiri media sosial dengan pujian, sementara pihak lain menilai tindakan tersebut sangat tidak pantas dan tidak menunjukkan empati.
Kritik paling keras datang dari media internasional. Sebuah segmen dari jaringan berita Prancis, La Chaine Info (LCI) menjadi viral karena menampilkan tayangan layar terbelah yang begitu kuat.
Sebagaimana dilaporkan oleh Mediaite, di satu sisi layar, LCI menunjukkan visual sebuah kapal tanker minyak yang terbakar, sementara di sisi lain, Trump terlihat ceria menari mengikuti alunan musik.
Gambaran visual ini dianggap sebagai rangkuman sempurna dari situasi yang ada yaitu seorang presiden yang tampak tidak peduli di tengah konflik yang baru saja ia mulai.
Baca Juga: Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
Sejak AS dan Israel melancarkan serangan pada 28 Februari, lebih dari 1.300 warga Iran dilaporkan tewas. Di pihak AS, tujuh personel militer tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Iran pun telah membalas, menyerang instalasi militer AS dan menutup Selat Hormuz yang menyebabkan kekacauan di pasar minyak dunia.
Berita Terkait
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran
-
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
-
Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Prospek RI
-
Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG