Suara.com - Kualitas udara di Jakarta semakin memprihatinkan. Tidak sedikit warga ibu kota yang jatuh sakit akibat dipaksa menghirup polusi udara.
Kebanyakan mereka mengeluhkan sakit di bagian tenggorokan di tengah memburuknya kualitas udara Jakarta.
Mulanya, salah seorang reporter Suara.com, tengah asyik memperhatikan story WhatsApp yang melintas di gawainya sembari menikmati jamuan es kopi susu yang dibuatkan Mas Bayu di kedai kopinya.
Saat sedang sibuk memperhatikan, postingan demi postingan. Tiba-tiba ada sebuah story yang membuat matanya terbelanga yakni suhu udara mencapai 34 derajat celsius di siang hari.
Secara random ia memilih teman untuk berdiskusi soal udara Jakarta. Namun pilihan pertamanya meleset
“Kenapa, ini pacarnya,” balas pesan Whatsapp yang aku kirimkan dari salah seorang teman, pada Minggu (20/8/2023).
Tak mau salah langkah lagi, ia berusaha menanyakan soal cuaca ekstrim disertai krisis udara bersih ini ke grup alumni sekolah dasar.
Tak lama, Kurnia membalas secara pribadi. Wanita yang karib disapa Nia ini mengeluhkan dirinya yang jatuh sakit sejak seminggu terakhir.
Nia mengatakan, berdasar pengakuan dokter di Puskesmas, ia sakit akibat udara yang tercemar virus.
Baca Juga: Pilu! Puluhan Anak dan Bayi Sesak Napas Hingga Kena Infeksi Paru Akibat Polusi Udara Jakarta
“Katanya emang lagi banyak virus. Udah gitu doang,” ucapnya.
Nia yang berprofesi sebagai pedagang dimsum ini mengatakan, mulanya ia hanya merasakan sakit di tenggorokan yang disertai flu. Tak lama, dirinya menggigil hingga persendian.
“Awalnya sakit tenggorokan dulu. Terus pusing, flu. Sampai meriang,” katanya.
Saat bekerja, Nia memang tidak menggunakan masker. Terlebih, sewaktu menjemput anaknya pulang sekolah, ia pernah sesekali mengendarai motor lupa menggunakan masker.
“Pernah lupa sih gak bawa masker,” jelasnya.
Saat ini kondisi Nia sedikit membaik, namun belum sepenuhnya bugar. Meski dokter sudah memberinya sebanyak empat jenis obat berbeda.
Berita Terkait
-
5 Cara Melindungi Diri dari Polusi Udara yang Makin Memburuk, Ini Tipsnya!
-
Atasi Polusi Udara di Jakarta, Pemerintah Akan Modifikasi Cuaca Pada Akhir Agustus
-
Inilah 6 Dampak Polusi Udara bagi Kesehatan Tubuh, Tetap Waspada!
-
Mulai Senin, Pemprov DKI Bakal Terapkan WFH untuk ASN Selama Dua Bulan untuk Tekan Polusi Udara
-
Menko Luhut Ungkap Rencana Pengadaan Masker Canggih Hadapi Polusi Udara
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM