Suara.com - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas akhirnya bertemu dengan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang di Rutan Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (31/8/2023).
Awalnya, Anwar Abbas hendak bertemu dengan Panji Gumilang pada Rabu (30/8/2023) kemarin, namun gagal karena diwajibkan membuat surat terlebih dahulu. Adapun, tujuan Anwar menemui Panji ini dilakukan untuk maaf-maafan usai gugatan Rp 1 triliun terhadapnya dicabut.
Anwar mengungkap dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan terkait gugatan Rp 1 triliun atau kasus penistaan agama yang tengah menjerat Panji.
"Saya bicara tentang usia, umur, kemudian menyangkut hari akhir, kemudian kita cerita tentang kesehatan masing-masing," kata Anwar di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (31/8/2023).
Panji, kata Anwar, juga sempat memberikan saran kepadanya untuk lebih menjaga makan dan kesehatan. Salah satunya menyarankannya untuk mengonsumsi makanan rebusan.
"Salah satu saran beliau yang menarik bagi saya tentang menjaga makanan ya. Menjaga makanan, supaya saya lebih banyak makan, makanan yang direbus-rebus," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya Panji mencabut gugatan Rp1 triliun ke Anwar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (30/8/2023) kemarin. Gugatan tersebut dicabut Panji lewat kuasa hukumnya Hendra Effendy.
"Alhamdulillah beliau memberikan kuasanya kepada kami untuk menyampaikan gugatan ini kita cabut," ujar Hendra.
Baca Juga: Rekam Jejak Anwar Abbas, Kini Pilih Berdamai dengan Panji Gumilang
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Anwar Abbas, Kini Pilih Berdamai dengan Panji Gumilang
-
Belum Lengkap, Jaksa Pulangkan Berkas Perkara Penistaan Agama Panji Gumilang ke Penyidik Bareskrim
-
Temui Panji Gumilang usai Gugatan Rp1 Triliun Dicabut, Anwar Abbas: Kami akan Saling Maafan
-
Panji Gumilang Resmi Cabut Gugatan Perdata Rp1 Triliun ke Waketum MUI Anwar Abbas
-
Anwar Abbas Temui Panji Gumilang di Rutan Bareskrim Usai Gugatan Rp1 Triliun Dicabut: Kami akan Bermaafan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan