Suara.com - Sebanyak 19.340 personel TNI-Polri bakal dikerahkan untuk mengamankan KTT ASEAN ke-43 yang digelar di Jakarta sejak 5 hingga 7 September 2023. Belasan ribu pasukan pengamanan tersebut dibagi ke dalam tiga ring.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Paspampres akan bertanggung di ring 1. Kemudian TNI di ring 2 dan Polri di ring 3.
"Koordinasi dan komunikasi harus terjalin dengan baik agar seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dapat berjalan secara optimal," kata Listyo saat memimpin apel gelar pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2023).
Dari total 19.340 pasukan pengamanan, 13.158 personel di antaranya merupakan unsur TNI. Rinciannya; 4.661 personel Kodam Jaya, 3.596 personel Paspampres, 1.288 personel Koopsud, dan 1.123 personel Satgas Bandara/Pelabuhan.
Sedangkan 6.182 personel lainnya dari unsur Polri yang meliputi 1.624 personel Mabes Polri, 3.918 personel, Polda Metro Jaya, 320 personel Polda Jawa Barat, dan 320 personel Polda Banten.
Listyo meminta seluruh pasukan pengamanan dapat mengantisipasi setiap ancaman. Mulai dari serangan siber hingga teror.
"Dalam melaksanakan pengamanan tentunya kita pada situasi dinamis, untuk itu seluruh personel harus selalu waspada dan memiliki sense of crisis terhadap potensi ancaman sekecil apapun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Profil Kate Victoria: Siswi SMA yang Tantang Kapolri Listyo Sigit Debat, Perjuangkan Keadilan Bagi Sang Ayah
-
Selama KTT ASEAN, Pemprov DKI Larang Kendaraan Barang Lewat Empat Ruas Tol Ini
-
Hanya Disanksi Demosi dan Minta Maaf, Polri Tak Pecat Eks Napi Korupsi Suap Irjen Pol Napoleon Bonaparte
-
Profil Bripka Heri, Polisi yang Dihadiahi Kapolri Listyo Sigit Tiket Sekolah Perwira
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional