Suara.com - Bripka Heri Prasetyo, seorang anggota polisi, baru-baru ini diberi hadiah oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hadiah berupa tiket sekolah perwira itu diberikan ke Bripa Heri berkat jasa dan inspirasinya.
Diketahui polisi berusia 35 tahun itu membangun Taman Kanak-kanak (TK) untuk warga di Dusun Krambil, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, D.I Yogyakarta. Bripa Heri bahkan membuka TK Bumi Damai Indonesia secara gratis pada 2020.
Kisah inspiratifnya yang menyediakan sekolah gratis bagi anak-anak TK itu berbuah manis. Kapolri Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan berupa tiket masuk sekolah pembentukan perwira atau Setukpa.
Berkaitan dengan hal tersebut, berikut ini profil Bripka Heri yang dihadiahi tiket sekolah perwira.
Bripka Heri Prasetyo merupakan salah satu Anggota BA Subbid Provos Bidang Propam Polda DIY. Heri diketahui mulai berdinas di Sabhara Polda DIY sejak 2007. Kemudian pada 2008 hingga sekarang, sosoknya aktif menjadi anggota Provos.
Namanya mulai disorot karena mendirikan sekolah gratis di daerah tersebut. Meski bangunan TK itu disewakan Bripka Heri ke masyarakat, seluruh biaya operasional ditanggung Heri.
Kini TK Bumi Damai sudah memiliki 3 orang pengajar. Selain itu pada 2022, TK Bumi Damai juga telah mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Gunung Kidul.
Semakin inspiratif, Bripka Heri menggunakan tunjangan kinerjanya senilai Rp 2,7 juta per bulan untuk menggaji 4 orang guru, serta menggunakan kocek pribadi untuk biaya operasional yang lain.
Bahkan terkadang ia tak segan menggunakan gaji pokoknya. Biasa pengeluaran besar, kata Heri, terjadi pada saat wisuda anak-anak TK di daerah tersebut. Pasalnya, wisuda membutuhkan pengeluaran banyak untuk toga hingga konsumsi.
Baca Juga: Polisi Tahan Ketua Partai Amanat Nasional Kabupaten Soppeng
Dalam wawancara, Heri mengungkap awal mula ide membangun TK. Ia rupanya kerap mendengar keluhan dari masyarakat sekitar karena tidak adanya sekolah anak.
Akhirnya, Bripka Heri yang menampung usulan itu, memutuskan untuk mendirikan TK. Pada Juli 2020, TK yang dibangunnya berhasil menerima 28 peserta didik.
Salah satu guru TK Bumi Damai, Sugiyati, mengungkap kepribadian Heri yang suka membantu sesama. Bahkan ia membeberkan sosok polisi itu sempat membantu pembangunan Vihara.
"Beliau juga membangun vihara yang ada di Kecamatan Panggang juga. Alhamdulillah Pak Heri ke sana membantu untuk pembangunan di vihara, mengecat, itu masih di daerah Gunungkidul," papar Sugiyati.
Bripa Heri kemudian diusulkan sebagai kandidat penerima Hoegeng Awards 2023. Ini berkat karakternya yang dikenal sebagai sosok dermawan.
Sebagai informasi, Hoegeng Awards 2023 adalah penghargaan untuk Polri setiap tahun untuk anggota yang berintegritas tinggi. Hoegeng sendiri diambil dari nama mantan Kapolri yang dikenal memiliki integritas tinggi.
Berita Terkait
-
Polisi Tahan Ketua Partai Amanat Nasional Kabupaten Soppeng
-
Siksa Tahanan hingga Tewas, Anggota Polda Metro Jaya Akhirnya Tertangkap usai Lama Buron di Bandung
-
Paspampres Pura-pura jadi Polisi, Terungkap Motif Praka RM Cs Culik Imam Masykur hingga Tewas
-
Pelaku Tak Kunjung Ditangkap, Interpol Keluarkan Red Notice Tersangka yang Tipu Jessica Iskandar
-
Ngaku Polisi, Perampok di Taput Diciduk dan Terancam 9 Tahun Penjara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko