"Saya digebukin teman sendiri, biasa saja. (Saya beranggapan) oh belum putus kok. Saya kader partai, tapi presiden bukan, gubernur bukan, itulah melayani," jelas Ganjar menjawab.
"Kita bisa membedakan, ketika kita (mengisi) jabatan, adakah saya berpihak hanya dengan partai saya, mungkin nyaris anda tidak menemukan itu," Ganjar menambahkan.
Lebih lanjut, Ganjar kemudian berjanji bakal memberikan dua buku soal dirinya kepada mahasiswa tersebut. Hal ini dengan harapan agar Nauval bisa menentukan pilihannya di Pilpres 2024.
"Agar kelak kamu bisa menentukan pilihan dengan objektif, siapa yang mau kamu pilih, tidak harus Ganjar, anda cek dulu. Dua buku itu akan menjelaskan apa yang kami kerjakan, satu buku (berjudul) hitam putih Ganjar, gak pernah abu-abu," katanya.
Mendengar jawaban Ganjar, Nauval ternyata masih kurang puas. Dia minta penegaskan lagi ke Ganjar jika terpilih sebagai Presiden ke-8 RI selanjutnya apakah tidak akan disetir pimpinan partai.
"Aku bicara itu next, kalau itu next. Saya minta kamu melihat (buku) 10 tahun saya. Itu bukan waktu yang pendek, artinya saya terpilih dua kali," jelas Ganjar.
Berita Terkait
-
Ganjar di Kuliah Kebangsaan UI: Pemimpin Bukan Malaikat, Tidak Ada Itu!
-
Ungkit Anies, Ganjar Duga Diundang Isi Kuliah di UI karena Hasil Survei: Saya Cuma Pejabat Kampung
-
Tingkatkan Elektabilitas, Ganjar Akan Banyak Hadir Menyapa Warga Jabar Bareng Kepala Daerah dari PDIP
-
Ganjar Pranowo Hadiri Kuliah Kebangsaan di UI, Disambut Riuh Mahasiswa
-
Ganjar Singgung Budaya Korupsi: Bikin Investor Malas ke Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara