Suara.com - Warga di Jalan Kramat Asem Raya, Gang Mancung, RT 12/12, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, dihebohkan dengan penemuan 14 ekor ular sanca kembang di sebuah rumah yang sudah lama kosong ditinggal penghuninya.
Pantauan Suara.com di lokasi, rumah yang disinyalir menjadi sarang ular tersebut tampak tidak layak huni. Bahkan rumah berlantai dua ini pun sebagian atapnya telah ambruk.
Sehingga, teras rumah tersebut sudah tidak memiliki atap. Meski demikian, masih ada sejumlah barang di dalam rumah yang dikabarkan telah kosong selama 15 tahun tersebut.
Terlihat beberapa barang seperti, kursi dan dan bufet, serta beberapa buah kasur yang disenderkan ke tembok dalam ruang tamu rumah.
Muncul Ular Saban Malam
Salah seorang warga setempat, Aris (48) mengatakan, kemunculan ular dari rumah tetangganya yang kerap disapa Mama Beneth ini hampir terjadi setiap malam, sebulan terakhir.
“Udah kayak sinetron aja, setiap hari ada. Biasanya ular tersebut muncul pas malam,” kata Aris, kepada Suara.com, saat ditemui Selasa (19/9/20213).
Terakhir, lanjut Aris ada 4 ekor ular sanca yang berada di tengah Jalan. Salah satunya masuk ke dalam rumah warga. Warga yang sigap kemudian bisa menangkap ular-ular tersebut.
Total, Aris yang tinggal berjarak 3 rumah dengan rumah Mama Beneth ini, mengaku telah menangkap 14 ekor ular sanca kembang dengan ukuran berbeda.
Baca Juga: Viral Seorang Nenek Dijambret Hinggah Tersungkur ke Aspal di Matraman, Polisi Buru Pelaku
“Semalem itu yang paling panjang. Hampir 4,5 meter,” ucap Aris.
Berita Terkait
-
Viral Seorang Nenek Dijambret Hinggah Tersungkur ke Aspal di Matraman, Polisi Buru Pelaku
-
Sebelum Gantung Diri di Rumah Kosong, Bripka PS Seperti Orang Linglung dan Suka Menyendiri
-
Geger! Bripka PS Polantas Polres Jaksel Tewas Gantung Diri di Rumah Kosong, Diduga Depresi
-
Seorang Pria Tewas Usai Batuk Darah di Pisangan Baru, Polisi: Punya Riwayat Sakit
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?